8.5 C
New York
Friday, April 3, 2020
Home Uncategorized BPJS Kesehatan akan Bayar Biaya Pasien Covid-19

BPJS Kesehatan akan Bayar Biaya Pasien Covid-19

Selama itu BPJS Kesehatan sudah biasa melakukan verifikasi klaim rumah sakit.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Pemerintah akan membayarkan biaya penyajian pasien COVID-19 kepada rumah rendah melalui lembaga BPJS Kesehatan yang sudah terbiasa melakukan verifikasi klaim terhadap rumah sakit.

Menteri Pemimpin Bidang Pembangunan Manusia dan Kultur Muhadjir Effendy yang memimpin kerap koordinasi Pelayanan Kesehatan COVID-19 mencuaikan sambungan video di Jakarta, Senin (23/3) menyatakan pemerintah akan berlaku sama dengan BPJS Kesehatan dalam mempercepat penyaluran dana yang hendak dibayar kepada rumah sakit dengan menangani pasien.

“Untuk pembiayaan penanganan COVID-19 yang dirawat di rumah sakit nanti mau dihandle BPJS Kesehatan. Karena dasar selama ini BPJS Kesehatan sudah biasa melaksanakan verifikasi klaim panti sakit. Kita putuskan secara teknokratik agar Dirut BPJS Kesehatan mendisain proses ini, bekerja sama secara Kemenko PMK, Kemenkes, Kemenkeu & BNPB, serta pemangku kepentingan lainnya, ” kata Muhadjir saat menganjurkan arahan dalam Rapat Tingkat Gajah yang diikuti Menkes Terawan Agus Putranto, Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Kepala BNPB Doni Monardo, dan Staf Ahli Kemenkeu menggunakan konferensi video.

Menko PMK mengatakan dana yang akan digunakan untuk pembayaran rumah kecil yang merawat pasien bukan berpangkal dari BPJS Kesehatan atau Dana Jaminan Sosial, melainkan dana bunga baru. Proses pembayaran ini, tinggi Muhadjir, akan segera diproses secepatnya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan biar lebih prima.

Metode penyaluran ini nantinya akan dibarengi dengan pembayaran premi PBI sebab Kemenkeu untuk memperbaiki arus simpanan BPJS Kesehatan yang dapat digunakan untuk membayar tunggakan ke rumah-sakit. Menanggapi arahan Menko PMK, Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyanggupi hal tersebut.

Mekanisme yang akan dilakukan  BPJS Kesehatan selanjutnya adalah untuk menyelenggarakan proses verifikasi secara akuntabel pada rumah sakit yang sudah melayani penanganan pasien COVID-19. “BPJS Kesehatan siap mendukung ketetapan kebijakan pembalasan. Mekanisme selanjutnya, BPJS Kesehatan akan melakukan verifikasi secara akuntabel, ” kata Fachmi.

Mematok hari ini kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 579 orang atau bertambah 65 kasus anyar dibandingkan hari kemarin. Kasus meninggal dunia bertambah satu menjadi 49 orang, dan pasien yang jadi pulih dari COVID-19 bertambah utama menjadi total 30 orang yang telah sembuh.

sumber: Data HK

Most Popular

Mendirikan Citra di Tengah Virus Corona?

REPUBLIKA. CO. ID, WASHINGTON DC -- Di tengah penanganan pagebluk virus corona, Amerika Serikat masih berencana mengadakan pemilu presiden di November tahun ini. Tim propaganda Trump berupaya memanfaatkan citra si Presiden...

Suami di Jombang Tega Jual Pedusi Rp 2 Juta

REPUBLIKA. CO. ID,   SURABAYA -- Pria pokok Jombang, Jawa Timur, MJNT (29) rela menjual istrinya seharga Rp 2 juta, sebelum akhirnya dibongkar Subdit IV Renakta Polda Jatim. Tersangka memaksa sang istri melayani...

Masker Bedah vs Kain, Mana dengan Lebih Efektif?

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Masker langka membuat sebagian orang terpaksa memakai masker kain sebagai pelindung. Namun, menurut pakar, penggunaan masker kain dianggap kurang efektif bila dibandingkan dengan masker hancur. Menurut penelitian,...

Pemerintah Beri Insentif Berupa Pinjaman Rekognisi bagi UMKM

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Pemerintah memberikan relaksasi dan restrukturisasi pinjaman kredit untuk pelaku UMKM akibat penyebaran virus corona. Kebijakan tertuang dalam Sistem Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11 Tahun 2020 tentang...

Recent Comments