8.5 C
New York
Sunday, May 31, 2020
Home Uncategorized Pemkab Purbalingga Siapkan RS Darurat

Pemkab Purbalingga Siapkan RS Darurat

RS darurat menempati gedung baru di lokasi Lingkungan Industri Kecil (LIK) Logam

REPUBLIKA. CO. ID, PURBALINGGA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menyiapkan sejumlah sikap antisipasi jika kondisi wabah Covid-19 di daerahnya tidak terkendali. Lupa satunya adalah pemkab menyiapkan panti sakit darurat bila jumlah anak obat Covid-19 sudah tidak tertampung di ruang isolasi RS yang ada.

”Kita sudah siapkan RS darurat untuk mengantisipasi banyaknya pasien. RS darurat ini menyimpan gedung baru yang baru jadi dibangun di lokasi Lingkungan Industri Kecil (LIK) Logam, ” nyata Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, Senin (23/3).

Saat ini, ruang aula yang ada dalam gedung tersebut sedang disekat jadi bisa dijadikan ruang isolasi bagi pasien Covid-19. ”Kami targetkan pada tiga hari ke depan metode penyekatan selesai. Setiap sekat tersedia ventilasi langsung dengan udara luar, ” jelasnya.

Dia menilai gedung baru pada lokasi LIK Logam memenuhi syarat digunakan sebagai RS darurat bagi penderita penyakit menular mengingat lokasinya cukup jauh dari permukiman penduduk. ”Setelah selesai penyekatan, tinggal kita lengkapi dengan peralatan medis dengan dibutuhkan. Sedangkan tenaga medisnya mau diambil dari tenaga medis yang sudah ada, ” jelasnya.

Meski demikian Dyah menyuarakan kapasitas pasien di RS penting ini juga tidak bisa sungguh-sungguh banyak. ”Kalau masalah ruangan, sebenarnya masih bisa ditambah. Namun menetapi keterbatasan tenaga medis dan bahan, kami hanya bisa menampung 10 pasien di RS darurat, ” katanya.

Menurut Dyah, ruang isolasi yang disiapkan vila sakit pemerintah (RSUD Goeteng Tarunadibrata dan RS Panti Nugroho), jumlahnya sangat terbatas. Di kedua RS tersebut hanya ada 32 kawasan yang bisa digunakan sebagai ruang isolasi.

”Kami membakar rumah sakit swasta setidaknya buat menyiapkan minimal empat kamar isolasi untuk pasien Covid-19. Namun dengan jalan apa pun kami harus memikirkan semasa ada pasien penyakit lain yang membutuhkan perawatan, ” katanya.

Hingga Ahad (22/3) suangi, jumlah warga Purbalingga yang menyelundup kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 22 orang. Pasien tersebut sebagian besar merupakan warga Purbalingga yang bekerja di luar kota. Jumlah ini kemungkinan masih mampu terus bertambah mengingat penyebaran aib Covid-19 sangat mudah.

Bupati juga mengaku sudah menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan Posko Siaga Covid-19 di tiga terminal dengan melibatkan unsur gabungan, antara asing dari Dinkes, Dinhub, Polres, TNI, dan relawan. ”Seluruh penumpang yang baru datang dari luar tanah air nantinya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan tubuh. Bus-bus pengangkut juga disemprot disinfektan, ” tegasnya.

Selain itu, dia juga telah menginstruksikan para camat agar meminta para-para kepala desa di wilayahnya memasang kegiatan ‘Lapor Warga’. Hal ini dimaksudkan agar pendatang dari sungguh kota bisa terpantau. ”Kami juga meminta masyarakat untuk semaksimal jadi menunda kegiatan yang mengundang gerombolan massa, ” kata Dyah.

Keluaran HK

Most Popular

New Normal, 200 Ribu Mahasiswa hendak Kembali ke Kota Yogya

REPUBLIKA. CO. ID, YOGYAKARTA -- Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, sekitar 200 ribu mahasiswa dari luar daerah yang akan kembali ke Tanah air Yogyakarta saat New Normal...

16 ABK dari Madrid Reaktif Covid-19

REPUBLIKA. CO. ID, TANGERANG – Sebanyak 16 anak buah pesawat (ABK) dari  Kota Madrid, Spanyol terbukti reaktif Covid-19, setelah dikerjakan rapid test. Diketahui sekitar 467 ABK dari Madrid berkebangsaan Indonesia mendarat...

Pengesahan Bermutu, Pendidikan Bermutu

REPUBLIKA. CO. ID,     Oleh  Tatang Sunendar* Slogan "akreditasi bermutu, pendidikan bermutu" merupakan komitmen Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M). Menjadi kesadaran terdalam seluruh pimpinan di tingkat pusat hingga provinsi dan kabupaten kota. Terpampang di  player  maupun...

Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

REPUBLIKA. CO. ID, SOLO -- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta menyambut cara wacana new normal atau biasa baru yang disiapkan oleh negeri pusat dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19. Namun, menurut Apindo,...

Recent Comments