8.5 C
New York
Friday, April 3, 2020
Home Uncategorized Utama Warga Depok Meninggal Akibat Corona

Utama Warga Depok Meninggal Akibat Corona

sebanyak 19 karakter warga Depok sudah terkonfirmasi membangun Covid-19.

Pokergalaxy, DEPOK — Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok melansir data terbaru penyebaran virus Corona (Covid-19), Rabu (25/3). Dalam laporan tersebut diumumkan satu orang pasien meyakinkan telah meninggal dunia, lalu sebesar 19 orang sudah terkonfirmasi meyakinkan Covid-19.

“Ada utama orang positif COVID-19 meninggal  negeri dalam perawatan di salah mulia rumah sakit di Jakarta, Rabu (25/3) pagi tadi, ” ujar  Juru Bicara (Jubir) Gugus Perintah Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (25/3).

Dia mengutarakan, penderita yang meninggal dunia berjenis kelamin laki-laki, berusia 40 tahun, berkedudukan di salah satu kelurahan dalam Kecamatan Cilodong, Kota Depok. “Rencananya akan langsung di makamkan hari ini juga, Rabu (25/3) pada Kota Depok, ” terang Dadang.

Menurut Dadang, korban positif COVID-19 bertambah empat orang menjadi 19 orang dari sebelumnya 15 orang dan yang jadi sembuh empat orang. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga berserang menjadi 173 orang dengan rincian, selesai 13 orang dan masih PDP 160 orang, ” paparnya.

Dia menambahkan, buat Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Depok juga terus meningkat menjadi 568 orang. Sudah lengkap pemantauan sebanyak 187 orang, serta masih dalam pemantauan sebanyak 381 orang.

“Terkait rapid test yang akan dilakukan di dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan di rumah sakit-rumah sakit yang diperuntukan bagi PDP dan gaya kesehatan rumah sakit yang kontak erat dengan pasien positif & yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Selain tersebut juga dilaksanakan di Puskesmas dalam seluruh Kota Depok yang diperuntukan bagi ODP, ” jelas Dadang.

Dadang menegaskan, menggubris jumlah kasus COVID-19 yang sedang terus bertambah di Kota Depok, pihaknya mengajak warga untuk tingkatkan kewaspadaan tanpa rasa panik.

“Tetap di rumah bila tidak ada kepentingan untuk muncul. Tetapi jika mengharuskan keluar panti agar tetap menjaga jarak wujud agar tetap aman, kemudian tetap gunakan masker dan terapkan Kepribadian Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), ” imbau Dadang.

Let’s block ads! (Why? )

Most Popular

Suami di Jombang Tega Jual Pedusi Rp 2 Juta

REPUBLIKA. CO. ID,   SURABAYA -- Pria pokok Jombang, Jawa Timur, MJNT (29) rela menjual istrinya seharga Rp 2 juta, sebelum akhirnya dibongkar Subdit IV Renakta Polda Jatim. Tersangka memaksa sang istri melayani...

Masker Bedah vs Kain, Mana dengan Lebih Efektif?

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Masker langka membuat sebagian orang terpaksa memakai masker kain sebagai pelindung. Namun, menurut pakar, penggunaan masker kain dianggap kurang efektif bila dibandingkan dengan masker hancur. Menurut penelitian,...

Pemerintah Beri Insentif Berupa Pinjaman Rekognisi bagi UMKM

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Pemerintah memberikan relaksasi dan restrukturisasi pinjaman kredit untuk pelaku UMKM akibat penyebaran virus corona. Kebijakan tertuang dalam Sistem Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11 Tahun 2020 tentang...

Kegiatan Pembersihan Pesantren dan Sekolah Dimulai

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Gerakan pembersihan dan penyemprotann disinfektan di sebanyak pesantren, sekolah, dan rumah ibadah dimulai. Ini sesuai dengan pedoman Wakil Presiden Republik Indoneisa, Prof Dr KH Ma'ruf Amin. Pekerja...

Recent Comments