8.5 C
New York
Sunday, May 31, 2020
Home Uncategorized Utama Warga Depok Meninggal Akibat Corona

Utama Warga Depok Meninggal Akibat Corona

sebanyak 19 karakter warga Depok sudah terkonfirmasi membangun Covid-19.

Pokergalaxy, DEPOK — Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok melansir data terbaru penyebaran virus Corona (Covid-19), Rabu (25/3). Dalam laporan tersebut diumumkan satu orang pasien meyakinkan telah meninggal dunia, lalu sebesar 19 orang sudah terkonfirmasi meyakinkan Covid-19.

“Ada utama orang positif COVID-19 meninggal  negeri dalam perawatan di salah mulia rumah sakit di Jakarta, Rabu (25/3) pagi tadi, ” ujar  Juru Bicara (Jubir) Gugus Perintah Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (25/3).

Dia mengutarakan, penderita yang meninggal dunia berjenis kelamin laki-laki, berusia 40 tahun, berkedudukan di salah satu kelurahan dalam Kecamatan Cilodong, Kota Depok. “Rencananya akan langsung di makamkan hari ini juga, Rabu (25/3) pada Kota Depok, ” terang Dadang.

Menurut Dadang, korban positif COVID-19 bertambah empat orang menjadi 19 orang dari sebelumnya 15 orang dan yang jadi sembuh empat orang. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga berserang menjadi 173 orang dengan rincian, selesai 13 orang dan masih PDP 160 orang, ” paparnya.

Dia menambahkan, buat Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Depok juga terus meningkat menjadi 568 orang. Sudah lengkap pemantauan sebanyak 187 orang, serta masih dalam pemantauan sebanyak 381 orang.

“Terkait rapid test yang akan dilakukan di dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan di rumah sakit-rumah sakit yang diperuntukan bagi PDP dan gaya kesehatan rumah sakit yang kontak erat dengan pasien positif & yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Selain tersebut juga dilaksanakan di Puskesmas dalam seluruh Kota Depok yang diperuntukan bagi ODP, ” jelas Dadang.

Dadang menegaskan, menggubris jumlah kasus COVID-19 yang sedang terus bertambah di Kota Depok, pihaknya mengajak warga untuk tingkatkan kewaspadaan tanpa rasa panik.

“Tetap di rumah bila tidak ada kepentingan untuk muncul. Tetapi jika mengharuskan keluar panti agar tetap menjaga jarak wujud agar tetap aman, kemudian tetap gunakan masker dan terapkan Kepribadian Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), ” imbau Dadang.

Let’s block ads! (Why? )

Most Popular

New Normal, 200 Ribu Mahasiswa hendak Kembali ke Kota Yogya

REPUBLIKA. CO. ID, YOGYAKARTA -- Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, sekitar 200 ribu mahasiswa dari luar daerah yang akan kembali ke Tanah air Yogyakarta saat New Normal...

16 ABK dari Madrid Reaktif Covid-19

REPUBLIKA. CO. ID, TANGERANG – Sebanyak 16 anak buah pesawat (ABK) dari  Kota Madrid, Spanyol terbukti reaktif Covid-19, setelah dikerjakan rapid test. Diketahui sekitar 467 ABK dari Madrid berkebangsaan Indonesia mendarat...

Pengesahan Bermutu, Pendidikan Bermutu

REPUBLIKA. CO. ID,     Oleh  Tatang Sunendar* Slogan "akreditasi bermutu, pendidikan bermutu" merupakan komitmen Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M). Menjadi kesadaran terdalam seluruh pimpinan di tingkat pusat hingga provinsi dan kabupaten kota. Terpampang di  player  maupun...

Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

REPUBLIKA. CO. ID, SOLO -- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta menyambut cara wacana new normal atau biasa baru yang disiapkan oleh negeri pusat dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19. Namun, menurut Apindo,...

Recent Comments