8.5 C
New York
Wednesday, October 21, 2020
Home Uncategorized Pemprov Riau Tunggu Izin Kemenkes untuk Tes Corona Sendiri

Pemprov Riau Tunggu Izin Kemenkes untuk Tes Corona Sendiri

Pemprov Riau mengajukan izin ke Kemenkes untuk memakai lab sendiri saat tes corona.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau masih menunggu izin dari Kementerian Kesehatan untuk bisa melakukan uji sampel swab virus corona jenis baru sendiri di Kota Pekanbaru.

“Kita sudah ajukan ke Kementerian Kesehatan agar bisa menggunakan lab sendiri, kita tinggal menunggu izinnya keluar,” kata Gubernur Riau dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Sabtu (28/3).

Ia mengatakan lab yang diusulkan akan berada di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat hasil uji sampel swab dari Riau bisa segera diketahui hasilnya.

“Biar lebih cepat hasilnya keluar karena di Jakarta daftar tunggu sangat panjang,” katanya.

Selama ini uji sampel swab Riau berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI, diuji di lab Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit di Jakarta. Menteri Kesehatan sebenarnya sudah menyarankan agar Riau memanfaatkan lab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad di Pekanbaru.

Namun, Direktur RSUD Arifin Achmad, dr. Nuzelly Husnedi menyatakan pihaknya belum memiliki peralatan yang menunjang uji swab untuk pemeriksaan virus corona jenis baru.

“Kita belum lengkap alatnya, saat ini sedang terus berusaha untuk memenuhinya,” kata dr. Nuzelly.

Tidak adanya lab di Riau untuk pemeriksaan sampel membuat lama proses pemeriksaan pasien yang ada. Jumlah pasien dalam pengawasan tercatat ada 72 orang, tetapi baru 22 orang yang sudah keluar hasil lab yang dinyatakan negatif corona.

Sedangkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Riau terus bertambah, kini mencapai 4.434 orang meski ada 57 orang yang sudah selesai tahap pemantauan.

Kasus positif Covid-19 di Riau masih belum bertambah, yakni satu orang yang kini dirawat di ruang isolasi RSUD Arifin Achmad. Satu pasien tersebut harus menjalani lima kali tes swab untuk memastikan sudah sembuh dari virus mematikan itu.

Karena masih tergantung dari lab di Jakarta, kerap terjadi kesalahan pendataan di Riau. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah dua kali menyebutkan kasus positif Covid-19 bertambah, padahal ketika dikonfirmasi ke Dinas Kesehatan Riau tidak ada penambahan. Hal itu terjadi karena ada kesalahan dalam penulisan tahun kelahiran pasien pada pengiriman sampel tes, yang menyebabkan pasien yang sama disangka adalah pasien positif Covid-19 yang berbeda.

sumber : Antara

Most Popular

Ini Mengapa KPU Bawaslu Harus Oleh sebab itu Wasit Super Tegas

REPUBLIKA. CO. ID, oleh Mimi Kartika, Dessy Suciati SaputriPelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) tak hanya penuh kekhawatiran akan pengingkaran protokol kesehatan. Pelanggaran ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada juga...

Seekor Harimau Sumatera Ditemukan Terjerat dalam Gayo Lues

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Seekor harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) ditemukan terjerat di kawasan hutan Kecamatan Terbangun, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Harimau tersebut terperangkap dalam jeratan berbentuk kumparan. "Harimau itu jenis...

Apa yang Harus Diingat Saat Bermain Lotere Togel Singapore

Meskipun sebagian besar pemain tidak akan pernah melihat jumlah yang begitu besar dibuang ke pangkuan mereka, beberapa pemain lotere Togel Singapore yang...

Perjuangan Palestina Ada di Generasi Pemuda Muslim

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Ketua Persatuan Ulama Malaysia Dato Wan Mohamad bin Syekh Abdul Aziz mengajak umat Islam agar tidak melupakan Palestina.   "Ini mungkin hanya tindakan kecakapan yang kecil tetapi umat Agama islam...

Recent Comments


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/helpmetosleep/public_html/wp-includes/functions.php on line 4669