8.5 C
New York
Friday, September 4, 2020
Home Uncategorized Suami di Jombang Tega Jual Pedusi Rp 2 Juta

Suami di Jombang Tega Jual Pedusi Rp 2 Juta

Suami di Jombang menjual istrinya untuk melakukan hubungan seksual secara pria lain.

REPUBLIKA. CO. ID, SURABAYA — Pria asal Jombang, Jawa Timur, MJNT (29) rela menjual istrinya seharga Rp 2 juta, pra akhirnya dibongkar Subdit IV Renakta Polda Jatim. Tersangka memaksa sang istri melayani dua pria sekali lalu atau threesome. Pria pertama adalah dirinya, dan pria lainnya adalah pelanggan yang bersedia membayar dengan harga yang ditentukannya.

“Tersangka mengadakan, dan menawarkan ikatan seks threesome serta menerima keuntungan, ” ujar Direskrimum Polda Jatim, Kombes Pol R. Pitra Andrias Ratulangie di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (2/4).

Pitra membaca, ungkap kasus itu bermula dibanding laporan masyarakat terkait adanya pelanggaran tanduk asusila di salah satu hotel di Jalan Raden Wijaya, Kota Mojokerto. Pada penggerebekan tersebut, kata Pitra, ditemukan di dalam kamar besar orang laki-laki dan satu karakter perempuan yang tengah melakukan hubungan badan.

“Kami menemukan suami istri kemudian berpasangan sedang dengan orang lain, yang istilahnya kita kenal threesome. Suaminya ini menjual istrinya ke lelaki lain dan mereka melakukan perbuatan asusila bersama-sama, ” ujar Pitra.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi belakangan menetapkan MJNT sebagai tersangka. Bersandarkan pengakuannya kepada penyidik, dia menikahi istrinya sejak 2015 silam. Kemudian mulai menjual istrinya untuk melaksanakan layanan threesome pada 2016.

“Tersangka telah lima kali mematuhi praktik tersebut dengan lokasi dengan berbeda. Tarifnya Rp 2 juta, ” kata Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono.

Selama melayani operasinya, tersangka tidak pernah memasarkan via media sosial Facebook, Twitter, maupun Instagram. Pria berstatus karyawawan swasta itu lebih memilih langsung berkirim pesan dengan pelanggannya. Lalu menyiapkan kamar hotel bagi pelanggannya.

“Tidak online, janjian. Memakai chatingan, ” kata Lintar. Sebelum mengabulkan hubungan seks threesome, biasanya tersangka merekam video hubungan seks istri secara rekannya. Tujuan untuk memenuhi ambisi atau fantasi seksualnya. Setelah merekam, tersangka ikut melakukan hubungan syahwat threesome tersebut.

Sementara itu, tersangka mengaku memberikan layanan threesome bukan karena kebutuhan ekonomi, melainkan pemenuhan fantasi seks. “Untuk meraih keinginan, yang kedua fantasi seksnya terpenuhi, ” kata Lintar.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat bab 296 KUHP dan pasal 506 KUHP. Adapun ancaman hukumannya utama tahun empat bulan penjara.

Most Popular

Dorong Penyaluran KUR, BCA Gandeng BPR

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA-- PT Bank Central Asia Tbk bekerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kali tersebut, BCA melakukan perjanjian kerja setara channeling KUR...

Eijkman: Virus Covid-19 di Indonesia Mirip dengan di Asia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio mengatakan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang beredar di Indonesia memiliki kekerabatan erat dengan virus yang bersirkulasi di wilayah Asia....

Tips Pergi Keluar yang Aman Bersama Anak

REPUBLIKA.CO.ID, Berbulan-bulan di dalam rumah tentu membawa kejenuhan, khususnya bagi anak-anak. Di era new normal, mungkin tak ada salahnya sesekali keluar rumah bersama si kecil.Tapi ikuti tips ini saat...

Kiai Didin: Generasi Memakmurkan Masjid Dimuliakan Allah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendiri Pondok Pesantren Ulil Albab Bogor, Prof KH Didin Hafiduddin mengatakan, masjid adalah tempat yang paling mulia. Dalam hadits Rasulullah SAW juga bersabda, tempat yang paling baik...

Recent Comments