8.5 C
New York
Friday, September 4, 2020
Home Uncategorized Gowa Perpanjang Masa Belajar dan Menyala di Rumah

Gowa Perpanjang Masa Belajar dan Menyala di Rumah

Warga Gowa belajar dan bekerja dalam rumah hingga 21 April.

REPUBLIKA. CO. ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan memperpanjang 14 keadaan masa belajar, bekerja, dan beribadah di rumah hingga 21 April 2020 dalam upaya meminimalkan risiko penularan virus corona penyebab Covid-19.

“Untuk proses kehidupan baik itu bekerja, belajar, ataupun beribadah akan kita perpanjang maka 21 April. Perkembangan lebih sendat kita pantau hingga mendekati tanggal tersebut, ” kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dalam telekonferensi video dengan jajaran pejabat pemerintah, Senin (6/4).

Negeri Kabupaten Gowa semula menerapkan kebijaksanaan mengenai kegiatan belajar dan main di rumah untuk meminimalkan risiko penularan Covid-19 mulai dari 17 hingga 31 Maret 2020. Pemkab kemudian memperpanjang penerapan kebijakan tersebut hingga 7 April dan memperpanjangnya lagi hingga 21 April berdasarkan perkembangan penularan Covid-19.

Di wilayah Kabupaten Gowa tersedia 13 warga yang dikonfirmasi membangun terserang Covid-19 serta 189 orang dalam pemantauan dan 54 pasien dalam pengawasan. “Kebijakan ini kita ambil dengan melihat kondisi terkini yang mana aktivitas di luar rumah belum memungkinkan untuk kita lakukan. Makanya hingga 14 hari ke depan aktivitas baik melancarkan, bekerja, maupun beribadah masih harus kita lakukan di rumah, ” kata Adnan.

Dia menambahkan, perpanjangan masa bekerja di rumah juga berlaku pada segenap aparatur sipil negara dengan rujukan Surat Edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Kita masih akan melihat bagaimana perkembangan ke depannya. Intinya mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus ini sesuai dengan aturan protokol kesehatan, ” katanya.

Ia meminta dinas terkait mengawasi pelaksanaan kegiatan menelaah dan bekerja di rumah. “Saya meminta Dinas Pendidikan untuk segera menindaklanjuti ke jajaran sekolah supaya pihak sekolah meningkatkan edukasi muridnya agar tidak keluar rumah. Begitupun dengan Satpol PP untuk menegur jika menemukan anak sekolah berada di tempat umum atau di luar rumah tanpa keperluan yang sifatnya darurat dan mendesak, ” katanya.

sumber: Antara

Most Popular

Dorong Penyaluran KUR, BCA Gandeng BPR

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA-- PT Bank Central Asia Tbk bekerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kali tersebut, BCA melakukan perjanjian kerja setara channeling KUR...

Eijkman: Virus Covid-19 di Indonesia Mirip dengan di Asia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio mengatakan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang beredar di Indonesia memiliki kekerabatan erat dengan virus yang bersirkulasi di wilayah Asia....

Tips Pergi Keluar yang Aman Bersama Anak

REPUBLIKA.CO.ID, Berbulan-bulan di dalam rumah tentu membawa kejenuhan, khususnya bagi anak-anak. Di era new normal, mungkin tak ada salahnya sesekali keluar rumah bersama si kecil.Tapi ikuti tips ini saat...

Kiai Didin: Generasi Memakmurkan Masjid Dimuliakan Allah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendiri Pondok Pesantren Ulil Albab Bogor, Prof KH Didin Hafiduddin mengatakan, masjid adalah tempat yang paling mulia. Dalam hadits Rasulullah SAW juga bersabda, tempat yang paling baik...

Recent Comments