8.5 C
New York
Monday, April 12, 2021
Home Uncategorized PW Muhammadiyah Jatim Dukung PSBB dalam Surabaya Raya

PW Muhammadiyah Jatim Dukung PSBB dalam Surabaya Raya

Muhammadiyah Jatim menilai PSBB upaya buat cegah Covid-19.

REPUBLIKA. CO. ID, SURABAYA – Pengurus Wilayah Muhammadiyah mendukung agenda penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Sidoarjo, serta Gresik.

Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur, Saad Ibrahim, hal serupa sudah bertambah dahulu diterapkan di Jakarta serta sekitarnya, karena dianggap langkah menyesatkan tepat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kalau kemudian pemerintah mengadakan PSBB untuk tiga daerah itu, Muhammadiyah secara segala kebijakan yang berdampak positif bagi bangsa pasti akan mengangkat, ” kata Saad dikonfirmasi Selasa (21/4).

Walaupun, prawacana Saad, nantinya penerapan PSBB hendak berdampak pada sepinya masjid-masjid, tidak terkecuali saat memasuki Ramadhan.

Saad meminta umat Muslim memahami situasi yang ada. Dia pun mengingatkan, beragama tidak cukup dengan semangat tinggi, tapi juga harus dengan ilmu.

“Di Saudi saja sudah semacam itu, haji yang hanya sekali di dalam setahun bisa saja tidak ada dan ulama besar di Saudi sudah menggariskan seperti itu, ” ujar Saad.

Patuh Saad dalam situasi seperti ini, akan lebih baik ibadah secara tekun di rumah. Karena, introduksi dia, akan sangat sulit mengawasi semua jamaah yang beribadah dalam masjid, apakah mereka dalam status sehat serta tidak membawa virus, atau malah sebaliknya.

“Kaidahnya setiap orang pada dasarnya sehat sampai terbukti sakit setelah dicek dokter. Tapi pada status seperti ini, semua orang dianggap sakit semua membawa virus datang terbukti semua sehat setelah dicek dokter, ” kata Saad.

Saad melanjutkan, ada wilayah yang beralasan dan mereka sedang berada di daerah yang menghunjam dalam zona hijau, karena jauh dari pusat Kota Surabaya.

Meski demikian, dia mengajak masyarakat belajar pada penularan Covid-19 dari Wuhan, China, ke Italia. Meski jarak kedua negara sangat jauh, tetapi virus corona tetap bisa sampai juga.

Khusus untuk kegiatan ekonomi, Saad meminta masyarakat untuk tidak bingung dengan penerapan PSBB, karena saat ini jual beli bisa dikerjakan secara daring.

Muhammadiyah, kata dia, dengan Pemerintah tercatat Nahdlatul Ulama, sudah satu kadar terkait penerapan PSBB ini.

“Termasuk untuk bahan sasaran bisa dikirim. PSBB ini mau lebih efektif daripada tanpa PSBB. Walaupun tidak mungkin memang betul-betul tinggal di rumah, kecuali seluruh kebutuhan benar-benar sudah terpenuhi, ” kata Saad.

Most Popular

Inggris Buka Kembali Pertokoan

REPUBLIKA.CO.ID, BIRMINGHAM -- Sejumlah antrian tampak mengular di luar pertokoan di seluruh Inggris pada Senin (12/4). Warga Inggris berbondong-bondong keluar rumah setelah pemerintah mencabut lockdown nasional selama tiga bulan. Saat matahari terbit,...

Berhati-hatilah dengan Slot Online

Slot online, dengan disebut hanya secara mesin slot, dempak, mesin buah, slot atau apapun sebutannya, adalah mesin pertaruhan elektronik yang menghasilkan permainan...

4 Macam Doa Buka Puasa di Bulan Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menyambut Bulan Ramadhan harus dengan hati yang senang. Selain itu, jangan lupa saat menjalani ibadah puasa harus diawali niat berpuasa dan berbuka puasa. Namun, doa berbuka puasa...

Sejumlah Rumah Warga di Kabupaten Malang Rusak Akibat Gempa

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sejumlah rumah warga di Kabupaten Malang dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,7 di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa. Bahkan, kerusakan juga dilaporkan terjadi di...

Recent Comments