8.5 C
New York
Sunday, May 31, 2020
Home Uncategorized Bamsoet Beri Paket Bantuan ke Ratusan Marbot dan Mantan Napi

Bamsoet Beri Paket Bantuan ke Ratusan Marbot dan Mantan Napi

Bamsoet menyebut paket bantuan diberikan ke 200 marbot se-Jakpus dan 60 mantan napi

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA – Ketua MPR MENODAI Bambang Soesatyo bersama organisasi kemasyarakatan Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) dan Relawan 4 Pilar kembali menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 250 paket beras. Kali ini sasaran penerimanya ditujukan kepada 200 marbot masjid se-Jakarta Pusat, mengikuti 60 mantan warga binaan lembaga pemasyarakatan yang telah mendapatkan asimilasi. Total bantuan berupa 1, 3 ton beras dan 32 dus mie instan.

“Mungkin jika di Ramadhan sebelumnya masjid selalu ramai dengan berbagai aktifitas peribadatan, yang tak menutup kemungkinan para marbot juga mendapatkan berkah berupa santunan sejak jamaah, saat ini tak demikian. Pandemi Covid-19 menuntut umat islam beribadah dari rumah. Masjid sepi, jamaah haji tak nampak, marbot pun turut kena imbasnya. Walaupun demikian, itu tetap setia menjaga kebersihan dan kemuliaan masjid. Karenanya gotong royong dari kita semua mudah-mudahan bisa membawa pesan bahwa mereka tak sendirian menghadapi Covid-19, ” ujar Bamsoet usai menyerahkan bantuan, dalam daerah Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (29/4).

Gelar Kesibukan Sosial ini dihadiri selain oleh Ketua MPR RI, Ketua Umum dan Sekjen Gerak BS Aroem Alzier dan Ratu Dian, Pemimpin Umum Gempar Novel, para Anggota FBR Jakarta Pusat juga tampil mendampingi Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Heru dan Dandim 0501/ Jakarta Pusat BS Kolonel Inf Wahyu Yudhayana.

Bekas Ketua DPR RI ini menambahkan, begitupun dengan para mantan masyarakat binaan lembaga pemasyarakatan yang kini telah mendapatkan asimilasi sehingga mampu berbaur kembali di tengah umum. Bantuan tersebut diharapkan bisa menjadi pendorong serta penyemangat bahwa sedang banyak yang peduli dengan itu.

“Kita berusaha mengenai mereka dengan kebaikan. Sehingga itu bisa memahami bahwa kebaikan semungil apapun selalu lebih baik dibanding melakukan tindak kejahatan. Kepedulian terhadap sesama seperti ini diharapkan mampu mengetuk pintu hati mereka biar tak lagi melakukan kejahatan serupa di masa lampau, ” kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan pemangku ketua umum Pemuda Pancasila tersebut juga mengajak umat islam khususnya, maupun umat agama lain dalam umumnya, untuk bersama sejenak merenungi kehadiran pandemi Covid-19 yang telah membuat semua pemeluk agama tak bisa menjangkau rumah ibadah. Tak hanya umat islam, umat keyakinan lain pun bernasib serupa. Gereja, vihara, kuil, dan lain sebagainya, tertutup untuk sementara.

“Dari segi ilmu pengetahuan, para-para ahli virus sedang mendalami aksara Covid-19 untuk dicari formulasi vaksin yang sesuai sebagai penangkalnya. Sebagai umat yang percaya terhadap keberadaan Tuhan Yang Maha Esa, kita juga tak boleh lupa untuk berserah diri dan memohon amnesti kepada-Nya. Sehingga semakin cepat virus ini berlalu, semakin cepat sendi ibadah bisa kita tuju, ” pungkas Bamsoet.

Most Popular

New Normal, 200 Ribu Mahasiswa hendak Kembali ke Kota Yogya

REPUBLIKA. CO. ID, YOGYAKARTA -- Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, sekitar 200 ribu mahasiswa dari luar daerah yang akan kembali ke Tanah air Yogyakarta saat New Normal...

16 ABK dari Madrid Reaktif Covid-19

REPUBLIKA. CO. ID, TANGERANG – Sebanyak 16 anak buah pesawat (ABK) dari  Kota Madrid, Spanyol terbukti reaktif Covid-19, setelah dikerjakan rapid test. Diketahui sekitar 467 ABK dari Madrid berkebangsaan Indonesia mendarat...

Pengesahan Bermutu, Pendidikan Bermutu

REPUBLIKA. CO. ID,     Oleh  Tatang Sunendar* Slogan "akreditasi bermutu, pendidikan bermutu" merupakan komitmen Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M). Menjadi kesadaran terdalam seluruh pimpinan di tingkat pusat hingga provinsi dan kabupaten kota. Terpampang di  player  maupun...

Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

REPUBLIKA. CO. ID, SOLO -- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta menyambut cara wacana new normal atau biasa baru yang disiapkan oleh negeri pusat dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19. Namun, menurut Apindo,...

Recent Comments