8.5 C
New York
Sunday, August 9, 2020
Home Uncategorized Tanjungpinang Batasi Sholat Idul Fitri Berjamaah di Masjid

Tanjungpinang Batasi Sholat Idul Fitri Berjamaah di Masjid

REPUBLIKA. CO. ID, TANJUNGPINANG— Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengeluarkan surat keputusan buat membatasi masyarakat melaksanakan sholat Jumat dan sholat Id terutama dalam daerah yang berstatus sebagai zona merah dan zona kuning untuk mencegah penularan Covid-19.

Pengelola Tugas Gubernur Kepri Isdianto di dalam Surat Nomor: 37/SET-GTC19/V/2020 yang diterima Antara di Tanjungpinang Jumat menguatkan Sholat Jumat dan Sholat Id di daerah zona merah serta zona kuning dilaksanakan di rumah untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 MENODAI menetapkan Batam dan Tanjungpinang berkedudukan sebagai zona merah, sedangkan Karimun zona kuning.

Sementara Bintan, Lingga, Kepulauan Anambas dan Natuna masuk daerah hijau. Pelaksanaan sholat Id di dalam kabupaten/kota yang berstatus zona hijau pun dilakukan dengan tetap menanggapi protokol kesehatan antara lain penyeliaan suhu tubuh jamaah, menggunakan kedok, menyediakan sabun cuci tangan, mendatangkan sajadah masing-masing, tidak berjabat lengah dan berpelukan. “Dan tetap membentengi jarak, ” kata Isdianto dengan juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri.

Surat yang diperuntukkan kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kabupaten dan tanah air di Kepri itu diteken di dalam 15 Mei 2020 menyusul tausiah MUI terkait panduan penyelenggaraan sholat Jumat, Tarawih dan sholat Id, 13 Mei 2020.

MUI menyatakan sholat Idul Fitri boleh dilaksanakan dengan cara berjamaah di tanah lapang, masjid, mushala, atau tempat lain bagi umat Islam yang beruang di kawasan yang sudah terkendali bilamana 1 Syawal 1441 Hijriyah yang salah satunya ditandai dengan angka penularan menunjukkan kecenderungan meluncur dan kebijakan pelonggaran aktivitas baik yang memungkinkan terjadinya kerumunan berdasarkan ahli yang kredibel dan jujur.

Sholat Id dapat dilakukan di kawasan terkendali atau kawasan yang luput Covid-19 dan diyakini tidak terdapat penularan (seperti di kawasan pedesaan atau perumahan terbatas yang seragam, tidak ada yang terkena Covid-19, dan tidak ada keluar menghunjam orang).

MUI juga menegaskan sholat Idul Fitri boleh dilaksanakan di panti dengan berjamaah bersama anggota tanggungan atau secara sendiri ( munfarid) , terutama yang berkecukupan di kawasan penyebaran Covid-19 dengan belum terkendali.

Pelaksanaan sholat Idul Fitri baik di masjid maupun dalam rumah harus tetap melaksanakan aturan kesehatan dan mencegah terjadinya potensi penularan, antara lain dengan memperpendek bacaan sholat dan pelaksanaan khutbah.

Tengah Tausiyah MUI Kepulauan Riau Bagian: Kep-037/DP-P-V/V/2020 tentang Pelaksanaan Ibadah & Ibadah Ramadhan serta Idul Fitri 01 Syawal 1441 Hijriyah pada Situasi Pandemi Covid-19, pada point 1 menyatakan bahwa dalam iklim penyebaran Covid-19 terkendali, umat Islam wajib menyelenggarakan sholat Jumat serta boleh menyelenggarakan sholat lima masa, sholat Tarawih dan sholat Id berjamaah di masjid. Namun buat sholat Idul Fitri tidak dilaksanakan di lapangan terbuka.

Terkait fatwa MUI tersebut, Isdianto menjelaskan bahwa peristiwa itu berlaku di zona muda. Berdasarkan peta status wilayah penyaluran Covid-19 pada 282 kabupaten serta kota se-Indonesia yang diperolehkan dari situs Kementerian Kesehatan RI di 14 Mei 2020, diperoleh fakta Batam dan Tanjungpinang berstatus jadi zona merah, sedangkan Karimun berstatus zona kuning. Sementara zona hijau berada di Bintan, Lingga, Anambas dan Natuna.

Pada kabupaten dan praja dengan status zona merah dan zona kuning, pelaksanaan ibadah semasa bulan Ramadhan tetap dilakukan dalam rumah mengacu kepada Surat Informasi Menteri Agama RI Nomor SE. 6 Tahun 2020 tentang Arahan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Covid-19, Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah di Saat Pagebluk Pandemik Covid-19 dan Instruksi Gubernur Kepulauan Riau Nomor 451. 1/593/B. KRSET/2020 tentang Pelaksanaan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Provinsi Kepulauan Riau.

“Bupati atau wali kota sebagai Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten dan kota dapat mengabulkan penetapan status wilayah penyebaran virus tersebut, ” ujar dia.

sumber: Antara

Berita Lainnya

Most Popular

Karya besar Hamka dari Penjara

REPUBLIKA. CO. ID, Oleh Terlepas Ginting / Jurnalis Senior Republika   Dari balik jeruji penjara, seorang ulama menyelesaikan sebuah susunan besar. Tafsir Al-Azhar. Itulah lengah satu mahakarya dari Buya Hamka, yang ia kerjakan...

10 Ribu Tukik Dilepaskan di Pantai Saba Gianyar

REPUBLIKA. CO. ID, GIANYAR -- Sekda Kabupaten Gianyar memimpin pelepasan 10. 000 tukik pada kegiatan Bali Resik Sampah Plastik dan Pelepasan Tukik di Pantai Saba Gianyar, Daerah Saba Kecamatan Blahbatuh Gianyar, Sabtu...

Beda Mahatma Ghandi dan Ali Jinnah, Meski Keduanya Sahabat

REPUBLIKA. CO. ID,   Suatu buku berjudul 'Gandhi's Hinduism the Struggle against Jinnah's Islam' ada dari tangan M J Akbar, seorang jurnalis dan politisi pokok India. Buku itu, pertama terbit pada 5...

Tottenham Angkat Ledley King Jadi Asisten Tim Utama

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA -- Tottenham telah mengonfirmasi bahwa mantan kapten klub Ledley King ditunjuk sebagai asisten tim utama untuk membantu tugas pelatih Jose Mourinho. Mantan bek berusia 39 tarikh tersebut diangkat sebagai...

Recent Comments