8.5 C
New York
Friday, July 10, 2020
Home Uncategorized Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

New normal harus diimbangi secara kesadaran masyarakat.

REPUBLIKA. CO. ID, SOLO — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta menyambut baik wacana new normal ataupun normal baru yang disiapkan sebab pemerintah pusat dalam rangka bertemu pandemi Covid-19. Namun, menurut Apindo, dibutuhkan waktu untuk beradaptasi.

“Paling tidak butuh periode satu atau dua bulan untuk perusahaan untuk beradaptasi dengan new normal ini, ” kata Sekretaris Apindo Surakarta Wahyu Haryanto di Solo, Kamis (28/5).

Perdana setelah itu, ujar dia, pihaknya optimistis dunia usaha akan segera beraktivitas kembali dan diharapkan bisa mempekerjakan seluruh karyawannya lagi. Bahkan, menurut dia, jika situasi berangkat membaik dan pesanan kembali penuh, tidak menutup kemungkinan karyawan dengan sempat dirumahkan akan dipanggil kembali.

“Kami optimistis dengan adanya wacana new normal ini namun memang harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat, terutama yang berada pada dunia usaha, ” kata Carik Apindo.

Menurut dia, nantinya akan ada budaya segar di dalam perusahaan, di antaranya jadwal masuk kantor secara bergiliran, penerapan jaga jarak, dan kongsi wajib menyediakan tempat cuci tangan di banyak titik.

“Sebetulnya untuk protokol kesehatan tersebut sudah kami terapkan, ke pendahuluan kemungkinan akan ditingkatkan lagi, ” katanya.

Salah satu dengan bisa dilakukan, dikatakannya, mengatur langkah antara satu meja kerja secara yang lain mengingat tidak seluruh jenis pekerjaan bisa dikerjakan sejak rumah.

“Kalau industri manufaktur kan harus datang ke pabrik. New umum ini bisa membatalkan kegiatan perusahaan lagi, tentu secara protokol kesehatan yang wajib dipatuhi, ” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memantau kemahiran daerah mengendalikan penularan virus corona penyebab Covid-19 dan kesiapan wilayah menerapkan tatanan kenormalan baru.

Kepala Negara mengatakan penjelmaan tatanan kenormalan baru akan bersandar pada parameter epidemiologi yang menunjukkan tingkat penularan virus di per daerah.

sumber: Antara

Most Popular

Karakter Pelecehan Seksual Dijatuhi Hukuman Cambuk di Aceh

REPUBLIKA. CO. ID,   NAGAN RAYA -- Kejaksaan Jati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Jumat, melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap DM (43), warga sebuah dukuh di Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, karena terbukti melakukan...

Pungutan Yogyakarta-Solo Ditargetkan Mulai Dibangun pada 2022

REPUBLIKA. CO. ID, YOGYAKARTA -- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menargetkan pembangunan fisik rencana Jalan Tol Yogyakarta-Solo dimulai pada 2022. Terkait pembebasan lahan seharusnya sudah selesai pada...

Font Diriyah, Huruf Bersejarah yang Dihidupkan Kembali

REPUBLIKA. CO. ID, RIYADH -- Font atau ragam huruf baru yang memiliki inspirasi secara historis akan digunakan jadi bagian dari jenis huruf digital untuk salah satu proyek utama Arab Saudi. Dilansir di Arab...

Cara Menumbuhkan Manajemen Kemenangan Keahlian Modal Anda

Data SGP - Ini bisa menjadi masalah besar bukan hanya dari keluarga dan teman-teman tetapi juga orang asing. Mereka mencetak semua fitur...

Recent Comments