8.5 C
New York
Monday, April 12, 2021
Home Uncategorized Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

New normal harus diimbangi secara kesadaran masyarakat.

REPUBLIKA. CO. ID, SOLO — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta menyambut baik wacana new normal ataupun normal baru yang disiapkan sebab pemerintah pusat dalam rangka bertemu pandemi Covid-19. Namun, menurut Apindo, dibutuhkan waktu untuk beradaptasi.

“Paling tidak butuh periode satu atau dua bulan untuk perusahaan untuk beradaptasi dengan new normal ini, ” kata Sekretaris Apindo Surakarta Wahyu Haryanto di Solo, Kamis (28/5).

Perdana setelah itu, ujar dia, pihaknya optimistis dunia usaha akan segera beraktivitas kembali dan diharapkan bisa mempekerjakan seluruh karyawannya lagi. Bahkan, menurut dia, jika situasi berangkat membaik dan pesanan kembali penuh, tidak menutup kemungkinan karyawan dengan sempat dirumahkan akan dipanggil kembali.

“Kami optimistis dengan adanya wacana new normal ini namun memang harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat, terutama yang berada pada dunia usaha, ” kata Carik Apindo.

Menurut dia, nantinya akan ada budaya segar di dalam perusahaan, di antaranya jadwal masuk kantor secara bergiliran, penerapan jaga jarak, dan kongsi wajib menyediakan tempat cuci tangan di banyak titik.

“Sebetulnya untuk protokol kesehatan tersebut sudah kami terapkan, ke pendahuluan kemungkinan akan ditingkatkan lagi, ” katanya.

Salah satu dengan bisa dilakukan, dikatakannya, mengatur langkah antara satu meja kerja secara yang lain mengingat tidak seluruh jenis pekerjaan bisa dikerjakan sejak rumah.

“Kalau industri manufaktur kan harus datang ke pabrik. New umum ini bisa membatalkan kegiatan perusahaan lagi, tentu secara protokol kesehatan yang wajib dipatuhi, ” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memantau kemahiran daerah mengendalikan penularan virus corona penyebab Covid-19 dan kesiapan wilayah menerapkan tatanan kenormalan baru.

Kepala Negara mengatakan penjelmaan tatanan kenormalan baru akan bersandar pada parameter epidemiologi yang menunjukkan tingkat penularan virus di per daerah.

sumber: Antara

Most Popular

Inggris Buka Kembali Pertokoan

REPUBLIKA.CO.ID, BIRMINGHAM -- Sejumlah antrian tampak mengular di luar pertokoan di seluruh Inggris pada Senin (12/4). Warga Inggris berbondong-bondong keluar rumah setelah pemerintah mencabut lockdown nasional selama tiga bulan. Saat matahari terbit,...

Berhati-hatilah dengan Slot Online

Slot online, dengan disebut hanya secara mesin slot, dempak, mesin buah, slot atau apapun sebutannya, adalah mesin pertaruhan elektronik yang menghasilkan permainan...

4 Macam Doa Buka Puasa di Bulan Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menyambut Bulan Ramadhan harus dengan hati yang senang. Selain itu, jangan lupa saat menjalani ibadah puasa harus diawali niat berpuasa dan berbuka puasa. Namun, doa berbuka puasa...

Sejumlah Rumah Warga di Kabupaten Malang Rusak Akibat Gempa

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sejumlah rumah warga di Kabupaten Malang dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,7 di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa. Bahkan, kerusakan juga dilaporkan terjadi di...

Recent Comments