8.5 C
New York
Wednesday, October 21, 2020
Home Uncategorized Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

New normal harus diimbangi secara kesadaran masyarakat.

REPUBLIKA. CO. ID, SOLO — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta menyambut baik wacana new normal ataupun normal baru yang disiapkan sebab pemerintah pusat dalam rangka bertemu pandemi Covid-19. Namun, menurut Apindo, dibutuhkan waktu untuk beradaptasi.

“Paling tidak butuh periode satu atau dua bulan untuk perusahaan untuk beradaptasi dengan new normal ini, ” kata Sekretaris Apindo Surakarta Wahyu Haryanto di Solo, Kamis (28/5).

Perdana setelah itu, ujar dia, pihaknya optimistis dunia usaha akan segera beraktivitas kembali dan diharapkan bisa mempekerjakan seluruh karyawannya lagi. Bahkan, menurut dia, jika situasi berangkat membaik dan pesanan kembali penuh, tidak menutup kemungkinan karyawan dengan sempat dirumahkan akan dipanggil kembali.

“Kami optimistis dengan adanya wacana new normal ini namun memang harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat, terutama yang berada pada dunia usaha, ” kata Carik Apindo.

Menurut dia, nantinya akan ada budaya segar di dalam perusahaan, di antaranya jadwal masuk kantor secara bergiliran, penerapan jaga jarak, dan kongsi wajib menyediakan tempat cuci tangan di banyak titik.

“Sebetulnya untuk protokol kesehatan tersebut sudah kami terapkan, ke pendahuluan kemungkinan akan ditingkatkan lagi, ” katanya.

Salah satu dengan bisa dilakukan, dikatakannya, mengatur langkah antara satu meja kerja secara yang lain mengingat tidak seluruh jenis pekerjaan bisa dikerjakan sejak rumah.

“Kalau industri manufaktur kan harus datang ke pabrik. New umum ini bisa membatalkan kegiatan perusahaan lagi, tentu secara protokol kesehatan yang wajib dipatuhi, ” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memantau kemahiran daerah mengendalikan penularan virus corona penyebab Covid-19 dan kesiapan wilayah menerapkan tatanan kenormalan baru.

Kepala Negara mengatakan penjelmaan tatanan kenormalan baru akan bersandar pada parameter epidemiologi yang menunjukkan tingkat penularan virus di per daerah.

sumber: Antara

Most Popular

Ini Mengapa KPU Bawaslu Harus Oleh sebab itu Wasit Super Tegas

REPUBLIKA. CO. ID, oleh Mimi Kartika, Dessy Suciati SaputriPelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) tak hanya penuh kekhawatiran akan pengingkaran protokol kesehatan. Pelanggaran ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada juga...

Seekor Harimau Sumatera Ditemukan Terjerat dalam Gayo Lues

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Seekor harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) ditemukan terjerat di kawasan hutan Kecamatan Terbangun, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Harimau tersebut terperangkap dalam jeratan berbentuk kumparan. "Harimau itu jenis...

Apa yang Harus Diingat Saat Bermain Lotere Togel Singapore

Meskipun sebagian besar pemain tidak akan pernah melihat jumlah yang begitu besar dibuang ke pangkuan mereka, beberapa pemain lotere Togel Singapore yang...

Perjuangan Palestina Ada di Generasi Pemuda Muslim

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Ketua Persatuan Ulama Malaysia Dato Wan Mohamad bin Syekh Abdul Aziz mengajak umat Islam agar tidak melupakan Palestina.   "Ini mungkin hanya tindakan kecakapan yang kecil tetapi umat Agama islam...

Recent Comments


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/helpmetosleep/public_html/wp-includes/functions.php on line 4669