8.5 C
New York
Tuesday, October 27, 2020
Home Uncategorized New Normal, 200 Ribu Mahasiswa hendak Kembali ke Kota Yogya

New Normal, 200 Ribu Mahasiswa hendak Kembali ke Kota Yogya

Gugus Tugas Yogya mempersiapkan protokol kesehatan untuk New Wajar.

REPUBLIKA. CO. ID, YOGYAKARTA — Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, sekitar 200 ribu mahasiswa dari luar wilayah yang akan kembali ke Tanah air Yogyakarta saat New Normal diterapkan nantinya. Saat ini, Gugus Tugas tengah menyiapkan protokol baru atau pengampu operasional prosedur (SOP) New Normal yang rencananya diterapkan pada Juli 2020 nanti.

“Protokol anyar menjadi salah satu opsi menuju tatanan normal baru, dengan sarana seluruh protokol dilakukan secara cermat dan disiplin, ” kata Heroe yang juga Wakil Wali Tanah air Yogyakarta tersebut, Ahad (31/5).

Salah satu protokol gres yang disiapkan tentunya tidak cuma terkait dengan bidang sosial, ekonomi, kesehatan, dan pariwisata. Namun, serupa protokol di bidang kesehatan, tercatat kedatangan ratusan ribu mahasiswa tersebut ke Kota Yogyakarta. “Ada sekitar 200 ribu mahasiswa luar wilayah di Kota Yogyakarta. Jika kuliah sudah dimulai kembali, maka dibutuhkan protokol baru, termasuk saat itu datang ke Yogyakarta, ” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap seluruh perguruan tinggi dengan ada di Kota Yogyakarta supaya mempersiapkan fasilitas berupa tempat isolasi bagi mahasiswa yang datang sebab luar daerah. Isolasi tentunya harus dilakukan selama 14 hari bagi siswa yang baru datang ke Kota Yogyakarta. “Sehingga nantinya seluruh kegiatan perkuliahan bisa dilakukan secara aman, ” ujar Heroe.

Selain itu, bagi mahasiswa yang baru datang harus malapor kepada perangkat pemerintahan desa/kelurahan setempat. Sehingga, dapat dilakukan pelacakan sejarah kontak.

Pemerintah desa/kelurahan, kata Heroe, juga harus aktif dalam melakukan pemantauan, pengecekan dan pendataaan terhadap mahasiswa yang hangat datang dari luar daerah. Dia mencontohkan, ada satu diantara keluarahan di Kota Yogyakarta yang bahkan memproduksi Posko Pemantauan Covid-19.

Posko ini dibentuk salah satunya sebagai bentuk pengawasan kembalinya mahasiswa dan tamu dari luar daerah. “Keluarahan Tahunan memiliki posko sebagai kontrol kembalinya mahasiswa dan tamu dari luar daerah. Di kelurahan ini tercatat 3. 148 mahasiswa dari 98 pondokan, pemantauan mahasiswa dari luar daerah sangat istimewa dilakukan sebagai antisipasi (meluasnya penyebaran Covid-19), ” ujar Heroe.

Most Popular

Venue Akuatik Olimpiade Tokyo Diresmikan

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA --  Gubernur Tokyo Yuriko Koike secara resmi membuka venue akuatik yang akan digunakan buat Olimpiade tahun depan, Sabtu (24/10). Dilansir Reuters, Sabtu (24/10), peresmian venue akuatik seharusnya dilakukan dalam...

Transportasi Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenai Hukuman

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Gajah Perhubungan Budi Karya Sumadi menguatkan akan menyiapkan sanksi bagi operator transportasi yang tidak mematuhi aturan kesehatan saat operasional libur lama Oktober 2020. Dia menegaskan, Kemenhub...

Gubernur Jabar Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Depok

REPUBLIKA. CO. ID,   DEPOK -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi, meninjau kegiatan simulasi vaksin Covid-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10). Selain itu, mereka...

Berkali-Kali Jatuh dari Sepeda, Wulan Guritno tak Kapok

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Sejak duduk dalam bangku SMP, Wulan Guritno sudah hobi berolahraga. Perempuan yang saat ini dikenal sebagai aktris dan cara itu melakukannya demi kesehatan, tidak karena ingin mencapai...

Recent Comments