8.5 C
New York
Friday, July 10, 2020
Home Uncategorized New Normal, 200 Ribu Mahasiswa hendak Kembali ke Kota Yogya

New Normal, 200 Ribu Mahasiswa hendak Kembali ke Kota Yogya

Gugus Tugas Yogya mempersiapkan protokol kesehatan untuk New Wajar.

REPUBLIKA. CO. ID, YOGYAKARTA — Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, sekitar 200 ribu mahasiswa dari luar wilayah yang akan kembali ke Tanah air Yogyakarta saat New Normal diterapkan nantinya. Saat ini, Gugus Tugas tengah menyiapkan protokol baru atau pengampu operasional prosedur (SOP) New Normal yang rencananya diterapkan pada Juli 2020 nanti.

“Protokol anyar menjadi salah satu opsi menuju tatanan normal baru, dengan sarana seluruh protokol dilakukan secara cermat dan disiplin, ” kata Heroe yang juga Wakil Wali Tanah air Yogyakarta tersebut, Ahad (31/5).

Salah satu protokol gres yang disiapkan tentunya tidak cuma terkait dengan bidang sosial, ekonomi, kesehatan, dan pariwisata. Namun, serupa protokol di bidang kesehatan, tercatat kedatangan ratusan ribu mahasiswa tersebut ke Kota Yogyakarta. “Ada sekitar 200 ribu mahasiswa luar wilayah di Kota Yogyakarta. Jika kuliah sudah dimulai kembali, maka dibutuhkan protokol baru, termasuk saat itu datang ke Yogyakarta, ” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap seluruh perguruan tinggi dengan ada di Kota Yogyakarta supaya mempersiapkan fasilitas berupa tempat isolasi bagi mahasiswa yang datang sebab luar daerah. Isolasi tentunya harus dilakukan selama 14 hari bagi siswa yang baru datang ke Kota Yogyakarta. “Sehingga nantinya seluruh kegiatan perkuliahan bisa dilakukan secara aman, ” ujar Heroe.

Selain itu, bagi mahasiswa yang baru datang harus malapor kepada perangkat pemerintahan desa/kelurahan setempat. Sehingga, dapat dilakukan pelacakan sejarah kontak.

Pemerintah desa/kelurahan, kata Heroe, juga harus aktif dalam melakukan pemantauan, pengecekan dan pendataaan terhadap mahasiswa yang hangat datang dari luar daerah. Dia mencontohkan, ada satu diantara keluarahan di Kota Yogyakarta yang bahkan memproduksi Posko Pemantauan Covid-19.

Posko ini dibentuk salah satunya sebagai bentuk pengawasan kembalinya mahasiswa dan tamu dari luar daerah. “Keluarahan Tahunan memiliki posko sebagai kontrol kembalinya mahasiswa dan tamu dari luar daerah. Di kelurahan ini tercatat 3. 148 mahasiswa dari 98 pondokan, pemantauan mahasiswa dari luar daerah sangat istimewa dilakukan sebagai antisipasi (meluasnya penyebaran Covid-19), ” ujar Heroe.

Most Popular

Karakter Pelecehan Seksual Dijatuhi Hukuman Cambuk di Aceh

REPUBLIKA. CO. ID,   NAGAN RAYA -- Kejaksaan Jati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Jumat, melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap DM (43), warga sebuah dukuh di Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, karena terbukti melakukan...

Pungutan Yogyakarta-Solo Ditargetkan Mulai Dibangun pada 2022

REPUBLIKA. CO. ID, YOGYAKARTA -- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menargetkan pembangunan fisik rencana Jalan Tol Yogyakarta-Solo dimulai pada 2022. Terkait pembebasan lahan seharusnya sudah selesai pada...

Font Diriyah, Huruf Bersejarah yang Dihidupkan Kembali

REPUBLIKA. CO. ID, RIYADH -- Font atau ragam huruf baru yang memiliki inspirasi secara historis akan digunakan jadi bagian dari jenis huruf digital untuk salah satu proyek utama Arab Saudi. Dilansir di Arab...

Cara Menumbuhkan Manajemen Kemenangan Keahlian Modal Anda

Data SGP - Ini bisa menjadi masalah besar bukan hanya dari keluarga dan teman-teman tetapi juga orang asing. Mereka mencetak semua fitur...

Recent Comments