8.5 C
New York
Thursday, August 13, 2020
Home Uncategorized Gubernur Jatim: Malang Raya Belum Mampu Terapkan New Normal

Gubernur Jatim: Malang Raya Belum Mampu Terapkan New Normal

Masa transisi PSBB di Sebal Raya akan diperpanjang tujuh keadaan.

REPUBLIKA. CO. ID, SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan bahwa kawasan Malang Raya, yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu belum bisa menerapkan masa normal baru ( new normal ).

“Masih tersedia persyaratan agar suatu wilayah menuju normal baru yang belum dipenuhi, ” ujarnya di Surabaya, Satu (7/6).

Dengan begitu, masa transisi setelah Pembatasan Baik Berskala Besar (PSBB) di medan tersebut akan diperpanjang selama tujuh hari dan dimulai pada hari ini hingga Sabtu, 13 Juni 2020.

“Perpanjangan era transisi ini nantinya juga disertai dengan evaluasi kembali pada akhir periode, yaitu hari ketujuh, ” ucap orang nomor satu pada Pemprov Jatim tersebut.

Menurut Khofifah, terdapat persyaratan berdasarkan panduan dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO agar suatu wilayah menuju normal baru, yaitu rate of transmission (RT) atau rasio transmisi kurang dari satu. Dalam situasi ini, kata dia, rasio penularan di Malang Raya tercatat hingga Jumat (5/6) masih pada nilai 1, 23 per hari.

“Panduan dari WHO, lengah satu syarat menuju normal baru adalah ketika rate of transmission -nya kurang dari satu. Posisi per keadaan ini, RT dari Malang Raya masih 1, 23, ” katanya.

Masa transisi setelah PSBB di Malang Raya adalah yang kedua, setelah pada satu Juni-6 Juni 2020 diberlakukan tahap pertama. Selain karena angka rate of transmission dan evaluasi tahap pertama, Gubernur Khofifah juga menyebut kalau masa transisi memerlukan waktu yang lebih lama.

Pada praktiknya, kata dia, di kelompok masih banyak ditemukan pelanggaran-pelanggaran aturan kesehatan yang berakibat pada bertambahnya kasus positif Covid-19 walaupun tidak signifikan. Berdasarkan catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim tenggat Sabtu (6/6), jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Malang sebanyak 92 orang, Kota Malang meningkat satu menjadi 69 orang (data 7/6) dan Kota Batu 38 orang.

“Semua jalan dan inovasi tentu sudah dimaksimalkan. Namun kita memang harus langsung mengajak masyarakat untuk lebih peraturan, taat dan patuh pada adat kesehatan, ” tuturnya.

sumber: Antara

Most Popular

Isolasi dan Masker Berperan Kendalikan Flu Spanyol

REPUBLIKA. CO. ID, SURABAYA -- Antropolog Universitas Airlangga Surabaya Toetik Koesbiarti menyatakanisolasi mandiri, menjaga kejernihan dan penggunaan masker turut berlaku penting dalam pengendalian Flu Spanyol yang mewabah di Jawa Timur pada...

Jalan Keras Lazio Perpanjang Kontrak Simone Inzaghi

REPUBLIKA. CO. ID,   ROMA -- Manajemen SS Lazio kian aman dengan servis Simone Inzaghi. Persatuan ibu kota Italia itu terus berupaya memperpanjang kontrak sang guru. Dalam beberapa bulan terakhir, ke-2 kubu bernegosiasi. Namun...

Kepala BPJPH Persoalkan Tarif Rp 5 Juta bagi Auditor Halal

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Kepala Badan Penyelenggara Agunan Produk Halal (BPJPH) Sukoso menyuarakan ada biaya yang besar bagi calon auditor halal untuk mengikuti sertifikasi profesi di Lembaga Sertifikasi Profesi Majelis Ulama...

Karya besar Hamka dari Penjara

REPUBLIKA. CO. ID, Oleh Terlepas Ginting / Jurnalis Senior Republika   Dari balik jeruji penjara, seorang ulama menyelesaikan sebuah susunan besar. Tafsir Al-Azhar. Itulah lengah satu mahakarya dari Buya Hamka, yang ia kerjakan...

Recent Comments