8.5 C
New York
Monday, April 12, 2021
Home Uncategorized Pengamat: Calon Kapolri Harus Paham Demokrasi Sipil

Pengamat: Calon Kapolri Harus Paham Demokrasi Sipil

Pengamat menghargai ada lima kriteria yang kudu dimiliki calon kapolri.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menyebut substitusi Idham Azis sebagai Kapolri, setidaknya harus memiliki lima kriteria. Antaralain, calon Kapolri harus merupakan wujud yang nasionalis dan paham demokrasi sipil.

“Menghadapi gejolak sosial-politik yang terus berlangsung entah di daerah ataupun nasional memang memerlukan figur yang kuat dalam prinsip dan tegas pada bertindak, ” kata Boni Hargen setelah dikonfirmasi, Selasa (16/6).

Dia melanjutkan, kriteria yang lain adalah Polri membutuhkan pimpinan yang dapat memperkuat kerjasama lintas sektoral, koordinasi antar agensi dengan Prajurit Nasional Indonesia (TNI), termasuk dengan Badan Intelijen Negara (BIN). Menurutnya, hal itu agar ada sinergi dalam merespons ancaman, tantangan, larangan, dan gangguan yang muncul.

Boni berpendapat, kapolri yang baru juga harus melanjutkan prestasi beberapa kapolri sebelumnya. Termasuk berlanjut dia, prestasi Idham Azis dalam memerangi kejahatan besar seperti konsorsium narkoba dan perdagangan manusia.

Menurutnya, kepolisian juga harus menangkap tidak hanya para karakter dalam negeri. Lanjutnya, diperlukan kerjasama dengan yurisdiksi internasional untuk menangkap jaringan luar negeri.

“Ke depan, perlu ada terobosan baru dalam dua kejahatan gede itu karena generasi muda keluarga ini harus diselamatkan dari naas narkoba, ” katanya.

Dia meneruskan, kriteria selanjutnya dengan harus dimiliki kapolri baru yakni memiliki potensi akseptabilitas yang memadai dari internal kepolisian. Dia mengatakan, dengan begitu manajemen di internal Korps Bhayangkara dari tingkat pusat hingga daerah bisa berjalan baik.

Kriteria terakhir, kapolri baru harus sosok yang sejalan dengan visi dan misi penegakan hukum pemerintah. Menurutnya, TNI dan Polri selalu menjadi kekuatan utama yang menopang keamanan dalam berbagai gejolak yang terjadi di tengah masyarakat dalam era pemerintahan saat ini.

“Apalagi 2024 akan menjadi titik balik yang cukup menegangkan bagi hidup berdemokrasi kita sebagai bangsa, ” katanya.

Most Popular

Inggris Buka Kembali Pertokoan

REPUBLIKA.CO.ID, BIRMINGHAM -- Sejumlah antrian tampak mengular di luar pertokoan di seluruh Inggris pada Senin (12/4). Warga Inggris berbondong-bondong keluar rumah setelah pemerintah mencabut lockdown nasional selama tiga bulan. Saat matahari terbit,...

Berhati-hatilah dengan Slot Online

Slot online, dengan disebut hanya secara mesin slot, dempak, mesin buah, slot atau apapun sebutannya, adalah mesin pertaruhan elektronik yang menghasilkan permainan...

4 Macam Doa Buka Puasa di Bulan Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menyambut Bulan Ramadhan harus dengan hati yang senang. Selain itu, jangan lupa saat menjalani ibadah puasa harus diawali niat berpuasa dan berbuka puasa. Namun, doa berbuka puasa...

Sejumlah Rumah Warga di Kabupaten Malang Rusak Akibat Gempa

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sejumlah rumah warga di Kabupaten Malang dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,7 di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa. Bahkan, kerusakan juga dilaporkan terjadi di...

Recent Comments