8.5 C
New York
Sunday, August 9, 2020
Home Uncategorized Gabungan Tugas Covid-19 Batal Tutup Pasar Tradisional di Dumai

Gabungan Tugas Covid-19 Batal Tutup Pasar Tradisional di Dumai

Pembatalan penutupan pasar Dumai karena belum terbukti ada penularan Covid-19 lokal

REPUBLIKA. CO. ID, DUMAI — Rangkai Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, Provinsi Riau, masih memikirkan penutupan sementara aktivitas pasar tradisional di Kecamatan Bukit Kapur karena belum terbukti terjadi transmisi ataupun penularan antarpenduduk lokal.

Juru Bicara Gugas Covid-19 Dumai dr Syaiful di Dumai, Sabtu (28/6), mengatakan rencana pembukaan pasar tradisional ini akan ditutup. Namun, melihat kondisi kebutuhan distributor dan masyarakat serta pertimbangan perekonomian masyarakat, hal itu dibatalkan.

Gugas Covid-19 Dumai sedang menunggu hasil tes cepat dan tes usap (swab) orang pernah relasi langsung ke pasien positif penyalur pasar tradisional ini, untuk lalu diambil langkah lanjutan.

“Pasar tak jadi ditutup karena pertimbangan aktivitas jual beli dalam sana. Pedagang sudah belanja modal untuk persediaan dagangan, juga belum terbukti ada penularan lokal di lokasi itu, ” kata Syaiful.

Pertambahan tujuh peristiwa baru positif Covid-19 di Dumai ini diperoleh dari kegiatan penjagaan kesehatan oleh tim Gugas dalam masyarakat dan pedagang di sebanyak pasar tradisional dan tempat umum lainnya. Dari tujuh pasien pasti baru ini, empat di antaranya penyalur pasar tradisional dan keliling, dan Gugas Covid-19 Dumai langsung melaksanakan tracing atau penelusuran kontak langsung anak obat yang seluruhnya kini sudah dirawat di RSUD Dumai.

“Jumlah orang dalam pemantauan langsung bertambah karena dilakukan tracing yang sudah kontak langsung dengan pasien, buat hasilnya masih menunggu, ”┬ákata Syaiful.

Sekretaris Dinas Kesehatan tubuh Dumai Syaiful ini tambahkan, tenggat 21 Juni 2020 status Dumai rencananya dinaikkan dari zona kuning jadi zona hijau karena nihil pasien baru selama satu kamar, namun batal akibat bertambah kasus positif pada 23 Juni 2020. Pemerintah Kota Dumai tetap tahu masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan tubuh Covid-19 agar bisa menyongsong biasa baru dan tidak bertambah sedang kasus positif baru.

Wali Kota Dumai Zulkifli AS turun langsung ke lokasi rekan tradisional untuk memastikan aktivitas berniaga beli berjalan baik, sekaligus menyelenggarakan penyemprotan disinfektan. Kepada para pedagang, Zulkifli mengajak dan mengingatkan balik agar jangan lupa memakai kedok, tetap jaga jarak aman serta sebelum masuk pasar untuk mencuci tangan pakai sabun.

“Masker yang kita gunakan, sebagai wujud kita menghargai diri tunggal dan berguna menyelamatkan orang lain, ” kata wali kota.

sumber: Antara

Most Popular

Karya besar Hamka dari Penjara

REPUBLIKA. CO. ID, Oleh Terlepas Ginting / Jurnalis Senior Republika   Dari balik jeruji penjara, seorang ulama menyelesaikan sebuah susunan besar. Tafsir Al-Azhar. Itulah lengah satu mahakarya dari Buya Hamka, yang ia kerjakan...

10 Ribu Tukik Dilepaskan di Pantai Saba Gianyar

REPUBLIKA. CO. ID, GIANYAR -- Sekda Kabupaten Gianyar memimpin pelepasan 10. 000 tukik pada kegiatan Bali Resik Sampah Plastik dan Pelepasan Tukik di Pantai Saba Gianyar, Daerah Saba Kecamatan Blahbatuh Gianyar, Sabtu...

Beda Mahatma Ghandi dan Ali Jinnah, Meski Keduanya Sahabat

REPUBLIKA. CO. ID,   Suatu buku berjudul 'Gandhi's Hinduism the Struggle against Jinnah's Islam' ada dari tangan M J Akbar, seorang jurnalis dan politisi pokok India. Buku itu, pertama terbit pada 5...

Tottenham Angkat Ledley King Jadi Asisten Tim Utama

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA -- Tottenham telah mengonfirmasi bahwa mantan kapten klub Ledley King ditunjuk sebagai asisten tim utama untuk membantu tugas pelatih Jose Mourinho. Mantan bek berusia 39 tarikh tersebut diangkat sebagai...

Recent Comments