8.5 C
New York
Wednesday, October 21, 2020
Home Uncategorized Gabungan Tugas Covid-19 Batal Tutup Pasar Tradisional di Dumai

Gabungan Tugas Covid-19 Batal Tutup Pasar Tradisional di Dumai

Pembatalan penutupan pasar Dumai karena belum terbukti ada penularan Covid-19 lokal

REPUBLIKA. CO. ID, DUMAI — Rangkai Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, Provinsi Riau, masih memikirkan penutupan sementara aktivitas pasar tradisional di Kecamatan Bukit Kapur karena belum terbukti terjadi transmisi ataupun penularan antarpenduduk lokal.

Juru Bicara Gugas Covid-19 Dumai dr Syaiful di Dumai, Sabtu (28/6), mengatakan rencana pembukaan pasar tradisional ini akan ditutup. Namun, melihat kondisi kebutuhan distributor dan masyarakat serta pertimbangan perekonomian masyarakat, hal itu dibatalkan.

Gugas Covid-19 Dumai sedang menunggu hasil tes cepat dan tes usap (swab) orang pernah relasi langsung ke pasien positif penyalur pasar tradisional ini, untuk lalu diambil langkah lanjutan.

“Pasar tak jadi ditutup karena pertimbangan aktivitas jual beli dalam sana. Pedagang sudah belanja modal untuk persediaan dagangan, juga belum terbukti ada penularan lokal di lokasi itu, ” kata Syaiful.

Pertambahan tujuh peristiwa baru positif Covid-19 di Dumai ini diperoleh dari kegiatan penjagaan kesehatan oleh tim Gugas dalam masyarakat dan pedagang di sebanyak pasar tradisional dan tempat umum lainnya. Dari tujuh pasien pasti baru ini, empat di antaranya penyalur pasar tradisional dan keliling, dan Gugas Covid-19 Dumai langsung melaksanakan tracing atau penelusuran kontak langsung anak obat yang seluruhnya kini sudah dirawat di RSUD Dumai.

“Jumlah orang dalam pemantauan langsung bertambah karena dilakukan tracing yang sudah kontak langsung dengan pasien, buat hasilnya masih menunggu, ”┬ákata Syaiful.

Sekretaris Dinas Kesehatan tubuh Dumai Syaiful ini tambahkan, tenggat 21 Juni 2020 status Dumai rencananya dinaikkan dari zona kuning jadi zona hijau karena nihil pasien baru selama satu kamar, namun batal akibat bertambah kasus positif pada 23 Juni 2020. Pemerintah Kota Dumai tetap tahu masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan tubuh Covid-19 agar bisa menyongsong biasa baru dan tidak bertambah sedang kasus positif baru.

Wali Kota Dumai Zulkifli AS turun langsung ke lokasi rekan tradisional untuk memastikan aktivitas berniaga beli berjalan baik, sekaligus menyelenggarakan penyemprotan disinfektan. Kepada para pedagang, Zulkifli mengajak dan mengingatkan balik agar jangan lupa memakai kedok, tetap jaga jarak aman serta sebelum masuk pasar untuk mencuci tangan pakai sabun.

“Masker yang kita gunakan, sebagai wujud kita menghargai diri tunggal dan berguna menyelamatkan orang lain, ” kata wali kota.

sumber: Antara

Most Popular

Ini Mengapa KPU Bawaslu Harus Oleh sebab itu Wasit Super Tegas

REPUBLIKA. CO. ID, oleh Mimi Kartika, Dessy Suciati SaputriPelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) tak hanya penuh kekhawatiran akan pengingkaran protokol kesehatan. Pelanggaran ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada juga...

Seekor Harimau Sumatera Ditemukan Terjerat dalam Gayo Lues

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Seekor harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) ditemukan terjerat di kawasan hutan Kecamatan Terbangun, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Harimau tersebut terperangkap dalam jeratan berbentuk kumparan. "Harimau itu jenis...

Apa yang Harus Diingat Saat Bermain Lotere Togel Singapore

Meskipun sebagian besar pemain tidak akan pernah melihat jumlah yang begitu besar dibuang ke pangkuan mereka, beberapa pemain lotere Togel Singapore yang...

Perjuangan Palestina Ada di Generasi Pemuda Muslim

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Ketua Persatuan Ulama Malaysia Dato Wan Mohamad bin Syekh Abdul Aziz mengajak umat Islam agar tidak melupakan Palestina.   "Ini mungkin hanya tindakan kecakapan yang kecil tetapi umat Agama islam...

Recent Comments


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/helpmetosleep/public_html/wp-includes/functions.php on line 4669