8.5 C
New York
Friday, July 10, 2020
Home Uncategorized Gabungan Tugas Covid-19 Batal Tutup Pasar Tradisional di Dumai

Gabungan Tugas Covid-19 Batal Tutup Pasar Tradisional di Dumai

Pembatalan penutupan pasar Dumai karena belum terbukti ada penularan Covid-19 lokal

REPUBLIKA. CO. ID, DUMAI — Rangkai Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, Provinsi Riau, masih memikirkan penutupan sementara aktivitas pasar tradisional di Kecamatan Bukit Kapur karena belum terbukti terjadi transmisi ataupun penularan antarpenduduk lokal.

Juru Bicara Gugas Covid-19 Dumai dr Syaiful di Dumai, Sabtu (28/6), mengatakan rencana pembukaan pasar tradisional ini akan ditutup. Namun, melihat kondisi kebutuhan distributor dan masyarakat serta pertimbangan perekonomian masyarakat, hal itu dibatalkan.

Gugas Covid-19 Dumai sedang menunggu hasil tes cepat dan tes usap (swab) orang pernah relasi langsung ke pasien positif penyalur pasar tradisional ini, untuk lalu diambil langkah lanjutan.

“Pasar tak jadi ditutup karena pertimbangan aktivitas jual beli dalam sana. Pedagang sudah belanja modal untuk persediaan dagangan, juga belum terbukti ada penularan lokal di lokasi itu, ” kata Syaiful.

Pertambahan tujuh peristiwa baru positif Covid-19 di Dumai ini diperoleh dari kegiatan penjagaan kesehatan oleh tim Gugas dalam masyarakat dan pedagang di sebanyak pasar tradisional dan tempat umum lainnya. Dari tujuh pasien pasti baru ini, empat di antaranya penyalur pasar tradisional dan keliling, dan Gugas Covid-19 Dumai langsung melaksanakan tracing atau penelusuran kontak langsung anak obat yang seluruhnya kini sudah dirawat di RSUD Dumai.

“Jumlah orang dalam pemantauan langsung bertambah karena dilakukan tracing yang sudah kontak langsung dengan pasien, buat hasilnya masih menunggu, ”┬ákata Syaiful.

Sekretaris Dinas Kesehatan tubuh Dumai Syaiful ini tambahkan, tenggat 21 Juni 2020 status Dumai rencananya dinaikkan dari zona kuning jadi zona hijau karena nihil pasien baru selama satu kamar, namun batal akibat bertambah kasus positif pada 23 Juni 2020. Pemerintah Kota Dumai tetap tahu masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan tubuh Covid-19 agar bisa menyongsong biasa baru dan tidak bertambah sedang kasus positif baru.

Wali Kota Dumai Zulkifli AS turun langsung ke lokasi rekan tradisional untuk memastikan aktivitas berniaga beli berjalan baik, sekaligus menyelenggarakan penyemprotan disinfektan. Kepada para pedagang, Zulkifli mengajak dan mengingatkan balik agar jangan lupa memakai kedok, tetap jaga jarak aman serta sebelum masuk pasar untuk mencuci tangan pakai sabun.

“Masker yang kita gunakan, sebagai wujud kita menghargai diri tunggal dan berguna menyelamatkan orang lain, ” kata wali kota.

sumber: Antara

Most Popular

Karakter Pelecehan Seksual Dijatuhi Hukuman Cambuk di Aceh

REPUBLIKA. CO. ID,   NAGAN RAYA -- Kejaksaan Jati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Jumat, melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap DM (43), warga sebuah dukuh di Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, karena terbukti melakukan...

Pungutan Yogyakarta-Solo Ditargetkan Mulai Dibangun pada 2022

REPUBLIKA. CO. ID, YOGYAKARTA -- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menargetkan pembangunan fisik rencana Jalan Tol Yogyakarta-Solo dimulai pada 2022. Terkait pembebasan lahan seharusnya sudah selesai pada...

Font Diriyah, Huruf Bersejarah yang Dihidupkan Kembali

REPUBLIKA. CO. ID, RIYADH -- Font atau ragam huruf baru yang memiliki inspirasi secara historis akan digunakan jadi bagian dari jenis huruf digital untuk salah satu proyek utama Arab Saudi. Dilansir di Arab...

Cara Menumbuhkan Manajemen Kemenangan Keahlian Modal Anda

Data SGP - Ini bisa menjadi masalah besar bukan hanya dari keluarga dan teman-teman tetapi juga orang asing. Mereka mencetak semua fitur...

Recent Comments