8.5 C
New York
Wednesday, August 12, 2020
Home Uncategorized Pondok Tahfiz Alquran Assalam Semarang Bangun Masjid

Pondok Tahfiz Alquran Assalam Semarang Bangun Masjid

Masjid Pesantren Tahfiz Alquran Semarang dibangun secara swadaya.

REPUBLIKA. CO. ID, UNGARAN— Para santri Pondok Pesantren Modern Tahfidz Alquran Assalam Bandungan, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tak lama lagi, bakal memiliki langgar, yang berdiri di lingkungan pendidikan mereka.

Selain melengkapi fasilitas kegiatan ibadah di lingkungan kampus, Masjid Al-Walidain Assalam ini juga disiapkan menjadi pusat pembinaan sekaligus pemberdayaan para santri Assalam, sebagai sumber daya insani (SDI) ahli Kitab suci alquran pemimpin bangsa.

“Di masjid ini mau kita hidupkan bukan sekadar buat kegiatan ibadah, tapi juga buat mendukung kemaslahatan keilmuan para santri, ” ungkap Ketua Yayasan Assalam Bandungan, Drs H Subadri MPd, pada peletakan batu pertama pembangunan masjid Al-Walidain Assalam, Sabtu (4/7).

Tempat menjelaskan, masjid Al-Walidain Assalam nantinya bakal memiliki bangunan utama berukuran 20 meter x 20 meter (400 meter persegi). Hal itu menyesuaikan dengan tahun pembangunan langgar yang dilaksanakan pada 2020 Masehi.

Direncanakan, proses pembangunan masjid yang datang di atas lahan Yayasan Assalam Bandungan tersebut bakal memakan zaman empat sampai dengan enam kamar setelah dilaksanakan peletakan batu baru pembangunan.

Dia berharap proses pembangunan masjid bisa berjalan lancar dan mampu diselesaikan tepat waktu guna menunjang berbagai aktivitas para santri.

“Di masjid ini akan kita hidupkan nilai- nilai Islam dan kultur masjid secara menyeluruh, bukan sekadar untuk sholat saja, ” tegas Subadri.

Pemimpin Dewan Pembina Yayasan Assalam Bandungan, Mustofa AY, menambahkan, masjid Al-Walidain Assalam ini disiapkan untuk menjadi pusat pendidikan, pusat pembinaan serta pusat pemberdayaan para santri pada lingkungan pendidikan Assalam.

Termasuk juga disiapkan sebagai pusat persaudaraan SDI buat menjadi ahli Alquran pemimpin keturunan. “Karena di Pondok Pesantren Modern Tahfidz Alquran Assalam Bandungan ini para santri menghafal Alquran dan terjemahnya, sekaligus belajar mempraktikkan isi kandungannya, ” ujar dia.

Dia menyampaikan ucapan terimakasih serta memberikan kritik yang tinggi kepada semua bagian yang telah berkontribusi dan membantu pembangunan masjid di lingkungan kampus Assalam Bandungan ini.

Termasuk kepada seluruh panitia pembangunan masjid. “Karena anugerah ‘para pejuang Baitullah’ inilah, masjid Al-Walidain Assalam bisa segera dibangun dan diwujudkan melalui semangat kegotongroyongan, ” tegas Mustofa.

Sementara itu rancangan peletakan batu pertama ini dikerjakan oleh Ketua Yayasan Asshidiq Al-Khoiriyah Purbalingga, KH Ali Mubarak. Kesibukan ini juga diisi dengan tausiyah dan doa yang dipimpin penyiar berjuluk ‘dai seribu pulau’, Dr KH Ahmad Annuri MA dengan juga mewakili TIMNAS Peningkatan Kadar Pendidikan Alquran Indonesia.

Hadir dalam agenda tersebut antara lain Camat Bandungan, Koordinator Pendidikan Wilayah Kecamatan Bandungan, Kepala KUA Bandungan, Lurah Jetis, tokoh masyarakat, panitia pembangunan dan para donator.

Sebelum akhir acara, Gajah Panitia Pembangunan Masjid Al-Walidain Assalam, Syaeful Umar SPdI juga mengadukan bersamaan dengan acara peletakan sundal pertama juga panitia juga menyambut infaq pembangunan masjid.

“Alhamdulillah, panitia pendirian masjid hari ini juga menyambut infaq yang terkumpul sebesar Rp 273 juta. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan atas semua sokongan para muhsinin tersebut, ” katanya.

Most Popular

Isolasi dan Masker Berperan Kendalikan Flu Spanyol

REPUBLIKA. CO. ID, SURABAYA -- Antropolog Universitas Airlangga Surabaya Toetik Koesbiarti menyatakanisolasi mandiri, menjaga kejernihan dan penggunaan masker turut berlaku penting dalam pengendalian Flu Spanyol yang mewabah di Jawa Timur pada...

Jalan Keras Lazio Perpanjang Kontrak Simone Inzaghi

REPUBLIKA. CO. ID,   ROMA -- Manajemen SS Lazio kian aman dengan servis Simone Inzaghi. Persatuan ibu kota Italia itu terus berupaya memperpanjang kontrak sang guru. Dalam beberapa bulan terakhir, ke-2 kubu bernegosiasi. Namun...

Kepala BPJPH Persoalkan Tarif Rp 5 Juta bagi Auditor Halal

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Kepala Badan Penyelenggara Agunan Produk Halal (BPJPH) Sukoso menyuarakan ada biaya yang besar bagi calon auditor halal untuk mengikuti sertifikasi profesi di Lembaga Sertifikasi Profesi Majelis Ulama...

Karya besar Hamka dari Penjara

REPUBLIKA. CO. ID, Oleh Terlepas Ginting / Jurnalis Senior Republika   Dari balik jeruji penjara, seorang ulama menyelesaikan sebuah susunan besar. Tafsir Al-Azhar. Itulah lengah satu mahakarya dari Buya Hamka, yang ia kerjakan...

Recent Comments