8.5 C
New York
Thursday, November 26, 2020
Home Uncategorized BPBD Sulteng: Cuaca Ekstrem Masih Bayangi Sejumlah Wilayah

BPBD Sulteng: Cuaca Ekstrem Masih Bayangi Sejumlah Wilayah

Beberapa hari terakhir dan ke ajaran, cuaca ekstrem masih membayangi sebanyak wilayah.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Besar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah Bartholomeus Tandigala berharap jajaran BPBD di seluruh kabupaten/kota tanggap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir dan tanah terbis. Karena dalam beberapa hari final dan ke depan, cuaca keterlaluan masih membayangi sejumlah wilayah pada provinsi ini.

“Selama Juli 2020 ini sudah ada kira-kira kali terjadi bencana alam di Sulteng, ” katanya di Pemukul, Sabtu (11/7).

Banjir bandang pertama kali terjadi di dalam awal Juli 2020 di Daerah Tuva, Kecamatan Gumbasa yang menjadikan jalur darat dari Kota Pemukul menuju Kulawi, Kabupaten Sigi, tepatnya antara Desa Omu dan Tuva, sempat putus diterjang banjir.

Kemudian beberapa hari morat-marit, banjir menerjang Rumah Sakit Ijmal Daerah (RSUD) Torabelo di Tempat Sidera, Kecamatan Sigibiromaru, Kabupaten Suluh. Banjir bandang pada hari dengan sama juga menerjang Kabupaten Morowali dan Morowali Utara serta Parigi Moutong.

Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Morowali Mengadukan pada Jumat (10/7) mengakibatkan sabuk Trans Sulawesi dari Poso menujuMorowali Utara dan Morowali sempat selesai selama beberapa jam. Banyak kendaraan bari dari arah Morowali menuju Palu dan sebaliknya sempat terperangkap banjir.

Banjir dengan melanda wilayah Morowali Utara dikarenakan air sungai meluap hingga ke badan jalan dan permukiman masyarakat serta lahan pertanian yang tersedia di sepanjang daerah aliran sungai.

Semua bencana dunia banjir yang melanda sejumlah provinsi di Sulteng, kata Bartholomeus, dikarenakan curah hujan yang cukup luhur selama beberapa hari terakhir ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika(BMKG) melaporkan kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa pekan ke depan ini masih akan melanggar wilayah Sulteng sehingga diminta asosiasi untuk waspada kemungkinan terjadi balik banjir dan longsor di wilayah-wilayah yang selama ini rawan bala alam dan tingkat curah hujannya yang tinggi.

Sigi, kata Bartholomeus, salah satu kabupaten di Sulteng yang memiliki level curah hujan di atas biasa sehingga perlu diwaspadai oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Pemerintah melalui jajaran BPBD di seluruh kabupaten/kota di Sulteng tentu telah mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana alam banjir dan desa longsor di masing-masing daerah dengan menyediakan stok logistik, termasuk target makanan dan lainnya untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana daerah.

Juga menyiapkan awak reaksi cepat (TRC) yang sewaktu-waktu langsung bergerak cepat ke kedudukan bencana untuk memberikan bantuan serta melakukan evakuasi bagi masyarakat dengan terdampak banjir.

sumber: Antara
Previous article

Role of a Data SGP in the Organizational Performance

Next articleBudi Menerima dan Mensyukuri Pemberian Orang

Most Popular

Venue Akuatik Olimpiade Tokyo Diresmikan

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA --  Gubernur Tokyo Yuriko Koike secara resmi membuka venue akuatik yang akan digunakan buat Olimpiade tahun depan, Sabtu (24/10). Dilansir Reuters, Sabtu (24/10), peresmian venue akuatik seharusnya dilakukan dalam...

Transportasi Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenai Hukuman

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Gajah Perhubungan Budi Karya Sumadi menguatkan akan menyiapkan sanksi bagi operator transportasi yang tidak mematuhi aturan kesehatan saat operasional libur lama Oktober 2020. Dia menegaskan, Kemenhub...

Gubernur Jabar Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Depok

REPUBLIKA. CO. ID,   DEPOK -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi, meninjau kegiatan simulasi vaksin Covid-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10). Selain itu, mereka...

Berkali-Kali Jatuh dari Sepeda, Wulan Guritno tak Kapok

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Sejak duduk dalam bangku SMP, Wulan Guritno sudah hobi berolahraga. Perempuan yang saat ini dikenal sebagai aktris dan cara itu melakukannya demi kesehatan, tidak karena ingin mencapai...

Recent Comments


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/helpmetosleep/public_html/wp-includes/functions.php on line 4673