8.5 C
New York
Saturday, October 24, 2020
Home Uncategorized Seleksi Calon Kepala Daerah yang Taat Protokol Covid-19

Seleksi Calon Kepala Daerah yang Taat Protokol Covid-19

Calon kepala daerah harus bisa mengatur tim suksesnya sesuai protokol Covid-19.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Menteri Pada Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan agar masyarakat tidak memilih bahan kepala daerah yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19 pada Penetapan Sepala Daerah Serentak 2020. Mendagri Tito Karnavian dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Jumat (17/7), mengatakan meminta semua pihak, termasuk kontestan dan tim lulus mesti mematuhi protokol kesehatan selama mengikuti tahapan Pilkada 2020.

“Protokol kesehatan diikuti. Kalau ada yang kontestan ada tidak bisa mengatur pendukung tim suksesnya sampai terjadi iring-iringan masa, konvoi, ya jangan dipilih lah, ” ujar Mendagri Tito menegaskan.

Menurut Tito bagaimana para kepala daerah tersebut dapat mengatur masyarakat yang jumlahnya bisa menyentuh ratusan ribu orang jika di dalam tahapan pilkada tidak bisa menyusun para pendukung mereka yang jumlahnya hanya 200 sampai 300 orang saja. Dengan dilaksanakannya Pilkada pada masa pandemik Covid-19, maka logat dia konsekuensi pelaksanaan pesta demokrasi di 270 daerah itu tentunya akan dilaksanakan sesuai dengan adat kesehatan yang ketat.

Semua tahapan telah diatur melalaikan Peraturan KPU dan Peraturan Bawaslu yang telah disetujui oleh DPR dan Pemerintah, setelah melalui konsultasi dengan Gugus Tugas Percepatan Pengerjaan Covid-19. “Kemudian sudah diatur pula protokol-protokol sampai dengan pemungutan bahana nanti, termasuk kampanye tidak dapat ada arak-arakan, tidak boleh ada konvoi-konvoi, dibatasi jumlahnya, kalau kami tidak salah 50 orang sungguh dalam rapat pertemuan terbatas, ” ucapnya.

Oleh sebab itu, Mendagri berharap pilkada bertambah mengarah pada ajang menggaungkan topik dan isu penanganan Covid-19 beserta dampak sosial ekonominya. “Nah itu semua diatur agar pilkada tidak menjadi media penularan, maka sokong diangkat topiknya nanti adalah posisi kepala daerah dalam penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya, ” tutur Mendagri.

Jika topik tersebut menurut dia mampu diangkat maka akan memberikan hasil mobilisasi gerakan besar oleh para penyelenggara, kontestan, pengamanan dari TNI-Polri mendisiplinkan masyarakat dalam rangka buat mencegah penularan.

sumber: Jarang

Most Popular

Transportasi Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenai Hukuman

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Gajah Perhubungan Budi Karya Sumadi menguatkan akan menyiapkan sanksi bagi operator transportasi yang tidak mematuhi aturan kesehatan saat operasional libur lama Oktober 2020. Dia menegaskan, Kemenhub...

Gubernur Jabar Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Depok

REPUBLIKA. CO. ID,   DEPOK -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi, meninjau kegiatan simulasi vaksin Covid-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10). Selain itu, mereka...

Berkali-Kali Jatuh dari Sepeda, Wulan Guritno tak Kapok

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Sejak duduk dalam bangku SMP, Wulan Guritno sudah hobi berolahraga. Perempuan yang saat ini dikenal sebagai aktris dan cara itu melakukannya demi kesehatan, tidak karena ingin mencapai...

Ini Mengapa KPU Bawaslu Harus Oleh sebab itu Wasit Super Tegas

REPUBLIKA. CO. ID, oleh Mimi Kartika, Dessy Suciati SaputriPelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) tak hanya penuh kekhawatiran akan pengingkaran protokol kesehatan. Pelanggaran ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada juga...

Recent Comments


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/helpmetosleep/public_html/wp-includes/functions.php on line 4669