8.5 C
New York
Thursday, August 13, 2020
Home Uncategorized Seleksi Calon Kepala Daerah yang Taat Protokol Covid-19

Seleksi Calon Kepala Daerah yang Taat Protokol Covid-19

Calon kepala daerah harus bisa mengatur tim suksesnya sesuai protokol Covid-19.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Menteri Pada Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan agar masyarakat tidak memilih bahan kepala daerah yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19 pada Penetapan Sepala Daerah Serentak 2020. Mendagri Tito Karnavian dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Jumat (17/7), mengatakan meminta semua pihak, termasuk kontestan dan tim lulus mesti mematuhi protokol kesehatan selama mengikuti tahapan Pilkada 2020.

“Protokol kesehatan diikuti. Kalau ada yang kontestan ada tidak bisa mengatur pendukung tim suksesnya sampai terjadi iring-iringan masa, konvoi, ya jangan dipilih lah, ” ujar Mendagri Tito menegaskan.

Menurut Tito bagaimana para kepala daerah tersebut dapat mengatur masyarakat yang jumlahnya bisa menyentuh ratusan ribu orang jika di dalam tahapan pilkada tidak bisa menyusun para pendukung mereka yang jumlahnya hanya 200 sampai 300 orang saja. Dengan dilaksanakannya Pilkada pada masa pandemik Covid-19, maka logat dia konsekuensi pelaksanaan pesta demokrasi di 270 daerah itu tentunya akan dilaksanakan sesuai dengan adat kesehatan yang ketat.

Semua tahapan telah diatur melalaikan Peraturan KPU dan Peraturan Bawaslu yang telah disetujui oleh DPR dan Pemerintah, setelah melalui konsultasi dengan Gugus Tugas Percepatan Pengerjaan Covid-19. “Kemudian sudah diatur pula protokol-protokol sampai dengan pemungutan bahana nanti, termasuk kampanye tidak dapat ada arak-arakan, tidak boleh ada konvoi-konvoi, dibatasi jumlahnya, kalau kami tidak salah 50 orang sungguh dalam rapat pertemuan terbatas, ” ucapnya.

Oleh sebab itu, Mendagri berharap pilkada bertambah mengarah pada ajang menggaungkan topik dan isu penanganan Covid-19 beserta dampak sosial ekonominya. “Nah itu semua diatur agar pilkada tidak menjadi media penularan, maka sokong diangkat topiknya nanti adalah posisi kepala daerah dalam penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya, ” tutur Mendagri.

Jika topik tersebut menurut dia mampu diangkat maka akan memberikan hasil mobilisasi gerakan besar oleh para penyelenggara, kontestan, pengamanan dari TNI-Polri mendisiplinkan masyarakat dalam rangka buat mencegah penularan.

sumber: Jarang

Most Popular

Isolasi dan Masker Berperan Kendalikan Flu Spanyol

REPUBLIKA. CO. ID, SURABAYA -- Antropolog Universitas Airlangga Surabaya Toetik Koesbiarti menyatakanisolasi mandiri, menjaga kejernihan dan penggunaan masker turut berlaku penting dalam pengendalian Flu Spanyol yang mewabah di Jawa Timur pada...

Jalan Keras Lazio Perpanjang Kontrak Simone Inzaghi

REPUBLIKA. CO. ID,   ROMA -- Manajemen SS Lazio kian aman dengan servis Simone Inzaghi. Persatuan ibu kota Italia itu terus berupaya memperpanjang kontrak sang guru. Dalam beberapa bulan terakhir, ke-2 kubu bernegosiasi. Namun...

Kepala BPJPH Persoalkan Tarif Rp 5 Juta bagi Auditor Halal

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Kepala Badan Penyelenggara Agunan Produk Halal (BPJPH) Sukoso menyuarakan ada biaya yang besar bagi calon auditor halal untuk mengikuti sertifikasi profesi di Lembaga Sertifikasi Profesi Majelis Ulama...

Karya besar Hamka dari Penjara

REPUBLIKA. CO. ID, Oleh Terlepas Ginting / Jurnalis Senior Republika   Dari balik jeruji penjara, seorang ulama menyelesaikan sebuah susunan besar. Tafsir Al-Azhar. Itulah lengah satu mahakarya dari Buya Hamka, yang ia kerjakan...

Recent Comments