8.5 C
New York
Monday, April 12, 2021
Home Uncategorized Konglomerasi Tugas Blitar Ungkap Tambahan 39 Kasus Covid-19

Konglomerasi Tugas Blitar Ungkap Tambahan 39 Kasus Covid-19

Bunga kasus Covid-19 di Blitar Didominasi klaster RSUD Ngudi Waluyo

REPUBLIKA. CO. ID, BLITAR — Gugus Perintah Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengungkap terdapat tambahan pasien yang dinyatakan positif COVID-19 sebanyak 39 orang, yang didominasi dari klaster RSUD Ngudi Waluyo, Kabupaten Blitar.

“Untuk ‘update’ persebaran COVID-19 pada Kabupaten Blitar, terdapat 39 terkonfirmasi baru, 31 konfirmasi dari klasterRSUD Ngudi Waluyoataugowes, ” kata Ahli Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengerjaan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti di Blitar, Jumat (25/7) suangi.

Ia mengatakan, pasien tersebut berasal dibanding berbagai daerah di Kabupaten Blitar, misalnya Kecamatan Binangun, Doko, Gandusari, Garum, Kanigoro, dan sejumlah kecamatan lainnya dengan total 31 orang terkonfirmasi.

Sedangkan, delapan orang lainnya yang terkonfirmasi dari klaster lainnya. Mereka berasal dari Kecamatan Binangun, Doko, Garum dan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Ia mengakui tambahan tersebut memang menyesatkan banyak dari rumah sakit. Pihaknya juga langsung melakukan “tracing” atau penelusuran dari temuan kasus tersebut.

“Tambahan 39 itu paling banyak dibanding rumah sakit, lainnya dari ‘swab’ yang kami lakukan dan serupa ‘swab’ mandiri. Jadi, kami langsung adakan tracing, artinya titik tentu yang aman ini kami cari kontak eratnya, ” katanya.

Dirinya berniat dengan tracing yang telah dilakukan diharapkan bisa lebih mudah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Krisna juga sudah koordinasi dengan bagian rumah sakit. Mereka juga melayani sudah melakukan rapid test. Namun, untuk penutupan fasilitas rumah melempem masih menunggu perkembangan dan penyerasian lebih lanjut.

“Pihak rumah sakit masih melakukan swabuntuk petugas di kaum ruangan. Apa boleh buat jika kondisinya seperti ini apabila ditutup kami arahkan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Jika sempurna ke Medika. OTG (orang minus gejala) kami arahan ke panti isolasi. Pasien bisa juga kami rujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung, Pare, Surabaya atau Rengsa, ” katanya.

Klaster rumah sakit atau gowes tersebut, kata dia, awalnya terdapat tenaga medis yang bertugas di RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar. Dari hasil pelacakan, itu tertular COVID-19 dari komunitas sepeda yang diikuti petugas medis di rumah sakit.

Pihak rumah sakit sebelumnya, kata Krisna Yekti, juga sempat menutup sementara sejumlah layanan, lengah satunya ruang instalasi bedah semasa dua hari. Pihak rumah lara kini membuka kesempatan bagi relawan untuk ikut menangani pelayanan anak obat COVID-19.

Sementara itu, hingga Jumat (24/7), jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Blitar mencapai satu. 065, jumlah pasien dalam perlindungan (PDP) mencapai 112 orang, serta jumlah yang terkonfirmasi adalah 137 orang, dimana 56 sembuh, 70 dirawat dan sisanya 11 karakter meninggal dunia.

sumber: Jarang

Most Popular

Inggris Buka Kembali Pertokoan

REPUBLIKA.CO.ID, BIRMINGHAM -- Sejumlah antrian tampak mengular di luar pertokoan di seluruh Inggris pada Senin (12/4). Warga Inggris berbondong-bondong keluar rumah setelah pemerintah mencabut lockdown nasional selama tiga bulan. Saat matahari terbit,...

Berhati-hatilah dengan Slot Online

Slot online, dengan disebut hanya secara mesin slot, dempak, mesin buah, slot atau apapun sebutannya, adalah mesin pertaruhan elektronik yang menghasilkan permainan...

4 Macam Doa Buka Puasa di Bulan Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menyambut Bulan Ramadhan harus dengan hati yang senang. Selain itu, jangan lupa saat menjalani ibadah puasa harus diawali niat berpuasa dan berbuka puasa. Namun, doa berbuka puasa...

Sejumlah Rumah Warga di Kabupaten Malang Rusak Akibat Gempa

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sejumlah rumah warga di Kabupaten Malang dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,7 di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa. Bahkan, kerusakan juga dilaporkan terjadi di...

Recent Comments