8.5 C
New York
Thursday, November 26, 2020
Home Uncategorized Garut Siap Manfaatkan Lahan Tidur Tingkatkan Pertanian

Garut Siap Manfaatkan Lahan Tidur Tingkatkan Pertanian

Tidak seluruh lahan di Garut memiliki sediaan air cukup.

REPUBLIKA. CO. ID, GARUT — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, siap meningkatkan produksi pertanian dari areal lahan “tidur” yang selama ini tidak produktif ataupun hanya bisa dimanfaatkan masyarakat buat bertani saat musim hujan. Pemanfaatannya dengan mengoptimalkan penyaluran air daripada berbagai potensi sumber mata air di Garut.

“Persoalan pertanian itu adalah air, untuk itu kita lakukan pemanfaatan sumber mata air untuk mengatasi lahan tidur, ” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut Beni Yoga, Rabu (19/8).

Ia menuturkan, Kabupaten Garut memiliki potensi besar lahan pertanian untuk meningkatkan produktivitas bervariasi jenis tanaman pangan seperti gabah, sayur-sayuran dan jenis pangan yang lain. Namun, kondisi lahan di Garut, kata dia, tidak semuanya mendapatkan pasokan air yang cukup buat memenuhi kebutuhan areal pertanian, terutama pada musim kemarau ada beberapa lokasi yang dilanda kekeringan.

“Untuk itu sumber minuman yang ada di Garut mau kita maksimalkan untuk mengatasi musim kemarau dan meningkatkan indeks pertanaman, ” katanya.

Dia menyebutkan, daerah yang terdapat tanah tidak produktif yakni wilayah daksina Garut dengan kondisi tanah hanya tumbuh alang-alang atau jenis tumbuhan lain bukan pangan.

Selain itu, kata dia, tersedia lahan pertanian yang hanya mampu produktif atau panen satu kala dalam setahun pada musim abu, sementara saat kemarau lahan tak bisa ditanam karena tidak ada pasokan air yang cukup.

“Selama ini banyak tanah tidak produktif karena nggak ada airnya, kita dorong ke sana untuk produktif, ” katanya.

Ia menyampaikan, lahan yang sebelumnya tidak produktif itu bakal diarahkan pemanfaatannya bukan pada flora padi, tetapi jenis tanaman asing yang tidak membutuhkan banyak cairan.

Ia berharap, penyaluran air yang maksimal dapat mewujudkan program pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi produktif serta memberikan keuntungan bagi masyarakat petani.

“Pertanian itu jadi kontributor atau berkontribusi untuk kemajuan ekonomi, sehingga kita perlu pengoperasian sumber mata air dalam lembaga pengembangan potensi lahan, ” katanya.

sumber: Antara

Most Popular

Venue Akuatik Olimpiade Tokyo Diresmikan

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA --  Gubernur Tokyo Yuriko Koike secara resmi membuka venue akuatik yang akan digunakan buat Olimpiade tahun depan, Sabtu (24/10). Dilansir Reuters, Sabtu (24/10), peresmian venue akuatik seharusnya dilakukan dalam...

Transportasi Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenai Hukuman

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Gajah Perhubungan Budi Karya Sumadi menguatkan akan menyiapkan sanksi bagi operator transportasi yang tidak mematuhi aturan kesehatan saat operasional libur lama Oktober 2020. Dia menegaskan, Kemenhub...

Gubernur Jabar Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Depok

REPUBLIKA. CO. ID,   DEPOK -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi, meninjau kegiatan simulasi vaksin Covid-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10). Selain itu, mereka...

Berkali-Kali Jatuh dari Sepeda, Wulan Guritno tak Kapok

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Sejak duduk dalam bangku SMP, Wulan Guritno sudah hobi berolahraga. Perempuan yang saat ini dikenal sebagai aktris dan cara itu melakukannya demi kesehatan, tidak karena ingin mencapai...

Recent Comments