8.5 C
New York
Wednesday, June 23, 2021
Home Uncategorized Buah UU Jihad Cinta, Polisi India Tangkapi Muslim

Buah UU Jihad Cinta, Polisi India Tangkapi Muslim

Jihad cinta adalah teori konspirasi partai sayap kanan Hindu.

REPUBLIKA. CO. ID, UTTAR PRADESH — Polisi di negara bagian utara Uttar Pradesh, India telah menangkapi pria Muslim dan mengganggu upacara pernikahan lain agama berdasarkan undang-undang baru yang melarang barang apa yang disebut “jihad cinta”. Alat keamanan telah menangkap setidaknya 10 pria Muslim berdasarkan undang-undang dengan melarang konversi agama secara menekan karena pernikahan tersebut.

Dilansir dari The Guardian , Senin (14/12), “jihad cinta” adalah teori konspirasi partai sayap kanan Hindu dengan mengklaim pria Muslim memikat perempuan Hindu untuk menikah dan memaksa mereka masuk Islam. Padahal, negeri pusat mengakui Februari lalu itu tidak memiliki catatan resmi mengenai praktik tersebut.

Teori itu telah mendapatkan begitu banyak gaya tarik di India di bawah partai sayap kanan Bharatiya Janata (BJP) yang telah digunakan buat membenarkan undang-undang yang diberlakukan dalam Uttar Pradesh. Saat ini undang-undang tersebut bahkan juga diusulkan dalam empat negara bagian India dengan dikendalikan BJP.

Minggu tersebut, pernikahan antara dua Muslim dihentikan oleh polisi di Kushinagar, Uttar Pradesh setelah mendapat petunjuk sebab kelompok sayap kanan Hindu. Penjaga menyerbu upacara tersebut dan menangkap seorang pria, Haider Ali (39 tahun).

Dia ditahan semalaman dan menduga polisi menyiksanya selama berjam-jam menggunakan sabuk kulit. Hanya setelah suku menunjukkan bukti mempelai adalah Muslim wanita sejak lahir, mereka membiarkan Ali.

Tindakan keras di Uttar Pradesh telah memicu kekhawatiran undang-undang Jihad Cinta digunakan untuk menargetkan Muslim dan melarang pernikahan beda petunjuk berdasarkan kesepakatan di Uttar Pradesh. Tidak ada orang Hindu dengan ditangkap berdasarkan undang-undang baru.

Sehari sesudah undang-undang tersebut diberlakukan pada awal Desember, polisi di kota Lucknow dengan keras menghentikan upacara ijab kabul antara seorang wanita Hindu, Raina Gupta dan seorang pria Muslim, Mohammad Asif, yang akan memurukkan ritual Hindu dan Muslim.

Keluarga, dengan mendukung persatuan tersebut, mengatakan tak ada yang akan pindah keyakinan, tetapi pernikahan masih dicegah. Dalam kasus lain, seorang pria Muslim, Owais Ahmad, ditangkap minggu lalu dan dijatuhi azab 14 hari tahanan pengadilan sebab diduga mencoba menekan seorang wanita Hindu agar masuk Islam dan kawin lari pada 2019.

Wanita itu sekarang menikah dengan seorang pria Hindu dan Ahmad berkata tempat tidak memiliki hubungan dengan wanita itu lagi. Begitu juga yang terjadi dengan Rashid (27 tahun) dan saudara laki-lakinya ditangkap minggu lalu di Moradabad.

Mereka mencoba mendaftarkan pernikahan Rashid dengan seorang wanita Hindu berusia 22 tahun, Muskan Jahan, yang sudah masuk Islam sebelum pernikahan. Era ketiganya mengunjungi pengacara, mereka dikelilingi oleh anggota kelompok Hindu sayap kanan, Bajrang Dal, yang mengarah mereka dan membawa mereka ke kantor polisi.

Rashid tetap di penjara di Uttar Pradesh atas tuduhan pemindahan paksa istrinya, sementara Jahan dibawa ke tempat penampungan oleh polisi. Berbicara kepada anggota Bajrang Dal saat mereka mengelilinginya, Jahan membantah adanya paksaan.

“Saya sudah kala, saya berusia 22 tahun. Saya menikah atas keinginan saya tunggal, ” katanya.

https://www.theguardian.com/world/2020/dec/14/muslims-targeted-under-indian-states-love-jihad-law

Most Popular

Bareskrim Kumpulkan Bahan Terkait Parpor Palsu Adelin Lis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Keimigrasian guna mengumpulkan bahan terkait dugaan tindak pidana paspor palsu yang digunakan oleh burunon...

10 RT di DKI Ditetapkan Sebagai Zona Merah Covid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbarui data zona pengendalian virus Corona di tingkat rukun tetangga (RT) se-Ibu Kota.  Pemprov menetapkan 10 RT sebagai zona merah Covid-19. Berdasarkan data...

Dua Satwa Ikonik Kenya Mati dalam Dua Tahun

  REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI -- Scarface, salah satu singa paling terkenal dan ikonik di cagar alam nasional Kenya, mati 11 Juni saat dia menjadi raja hutan itu. Scarface, dinamai demikian karena bekas...

Santri Bima Madani Bogor Sembuh Covid-19 Terus Bertambah 

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Santri di Pondok Pesantren Bima Madani Kota Bogor, Jawa Barat, yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sampai Sabtu (19/6), bertambah 16 orang sehingga seluruhnya menjadi 40 orang dari...

Recent Comments