8.5 C
New York
Wednesday, June 23, 2021
Home Uncategorized OJK Rilis Cetak Biru Pengembangan SDM Sektor Jasa Keuangan

OJK Rilis Cetak Biru Pengembangan SDM Sektor Jasa Keuangan

Cetak biru tersebut sebagai pendukung pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dalam rangka mendukung industri keuangan yang sehat, stabil, dan berdaya saing tinggi, Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan Cetak Biru
Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Jasa Keuangan 2021-2025. Kehadiran cetak biru tersebut sebagai pendukung pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia.

“Cetak Biru ini berperan sebagai pedoman bagi para pemangku kepentingan dalam menentukan arah dan prioritas pengembangan SDM khususnya dalam mendukung kesiapan menghadapi perkembangan terkini. Cetak biru ini disusun secara bersama-sama dengan para pemangku kepentingan, diantaranya asosiasi kelembagaan/profesi serta akademisi,” kata Ketua OJK Wimboh Santoso dalam sambutannya.

Ada beberapa alasan yang menjadi dasar mengapa perlu disusun Cetak Biru Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Jasa Keuangan 2021-2025. Alasan alasan tersebut adalah (i). Transformasi digital yang berlangsung saat ini perlu didukung dengan sumber daya manusia yang memadai; (ii). Implementasi tata kelola, risiko dan kepatuhan memerlukan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas; (iii).

Kesenjangan kompetensi sumber daya manusia saat ini masih tinggi; (iv). Dinamika perubahan global yang perlu diantisipasi dalam pengembangan sumber daya manusia; (v). Pertumbuhan sektor jasa keuangan syariah perlu didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas; (vi). Industri sektor jasa keuangan mengelola dana masyarakat sebesar Rp 23.234 triliun (per Desember 2020); (vii).

Aspek perlindungan konsumen yang perlu diperkuat dengan menyediakan sumber daya  manusia yang kompeten; (viii). Sampai saat ini kita belum memiliki Cetak Biru Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Jasa Keuangan. Disamping itu, Cetak Biru Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Jasa Keuangan 2021-2025 ini merupakan turunan dari Masterplan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI) 2021-2025 yang telah diluncurkan sebelumnya.

Sampai saat ini kita belum memiliki Cetak Biru Pengembangan Sumber Daya Manusia
Sektor Jasa Keuangan. Disamping itu, Cetak Biru Pengembangan Sumber Daya
Manusia Sektor Jasa Keuangan 2021-2025 ini merupakan turunan dari Masterplan
Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI) 2021-2025.

“Visi dari cetak biru ini adalah mewujudkan sumber daya manusia sektor jasa keuangan yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing global dalam rangka meningkatkan kinerja sektor jasa keuangan,” ujar Wimboh dalam siaran persnya, Selasa (25/5).

Most Popular

Bareskrim Kumpulkan Bahan Terkait Parpor Palsu Adelin Lis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Keimigrasian guna mengumpulkan bahan terkait dugaan tindak pidana paspor palsu yang digunakan oleh burunon...

10 RT di DKI Ditetapkan Sebagai Zona Merah Covid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbarui data zona pengendalian virus Corona di tingkat rukun tetangga (RT) se-Ibu Kota.  Pemprov menetapkan 10 RT sebagai zona merah Covid-19. Berdasarkan data...

Dua Satwa Ikonik Kenya Mati dalam Dua Tahun

  REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI -- Scarface, salah satu singa paling terkenal dan ikonik di cagar alam nasional Kenya, mati 11 Juni saat dia menjadi raja hutan itu. Scarface, dinamai demikian karena bekas...

Santri Bima Madani Bogor Sembuh Covid-19 Terus Bertambah 

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Santri di Pondok Pesantren Bima Madani Kota Bogor, Jawa Barat, yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sampai Sabtu (19/6), bertambah 16 orang sehingga seluruhnya menjadi 40 orang dari...

Recent Comments