8.5 C
New York
Thursday, November 26, 2020
Home Uncategorized Pemprov Riau Tunggu Izin Kemenkes untuk Tes Corona Sendiri

Pemprov Riau Tunggu Izin Kemenkes untuk Tes Corona Sendiri

Pemprov Riau mengajukan izin ke Kemenkes untuk memakai lab sendiri saat tes corona.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau masih menunggu izin dari Kementerian Kesehatan untuk bisa melakukan uji sampel swab virus corona jenis baru sendiri di Kota Pekanbaru.

“Kita sudah ajukan ke Kementerian Kesehatan agar bisa menggunakan lab sendiri, kita tinggal menunggu izinnya keluar,” kata Gubernur Riau dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Sabtu (28/3).

Ia mengatakan lab yang diusulkan akan berada di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat hasil uji sampel swab dari Riau bisa segera diketahui hasilnya.

“Biar lebih cepat hasilnya keluar karena di Jakarta daftar tunggu sangat panjang,” katanya.

Selama ini uji sampel swab Riau berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI, diuji di lab Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit di Jakarta. Menteri Kesehatan sebenarnya sudah menyarankan agar Riau memanfaatkan lab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad di Pekanbaru.

Namun, Direktur RSUD Arifin Achmad, dr. Nuzelly Husnedi menyatakan pihaknya belum memiliki peralatan yang menunjang uji swab untuk pemeriksaan virus corona jenis baru.

“Kita belum lengkap alatnya, saat ini sedang terus berusaha untuk memenuhinya,” kata dr. Nuzelly.

Tidak adanya lab di Riau untuk pemeriksaan sampel membuat lama proses pemeriksaan pasien yang ada. Jumlah pasien dalam pengawasan tercatat ada 72 orang, tetapi baru 22 orang yang sudah keluar hasil lab yang dinyatakan negatif corona.

Sedangkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Riau terus bertambah, kini mencapai 4.434 orang meski ada 57 orang yang sudah selesai tahap pemantauan.

Kasus positif Covid-19 di Riau masih belum bertambah, yakni satu orang yang kini dirawat di ruang isolasi RSUD Arifin Achmad. Satu pasien tersebut harus menjalani lima kali tes swab untuk memastikan sudah sembuh dari virus mematikan itu.

Karena masih tergantung dari lab di Jakarta, kerap terjadi kesalahan pendataan di Riau. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah dua kali menyebutkan kasus positif Covid-19 bertambah, padahal ketika dikonfirmasi ke Dinas Kesehatan Riau tidak ada penambahan. Hal itu terjadi karena ada kesalahan dalam penulisan tahun kelahiran pasien pada pengiriman sampel tes, yang menyebabkan pasien yang sama disangka adalah pasien positif Covid-19 yang berbeda.

sumber : Antara

Most Popular

Venue Akuatik Olimpiade Tokyo Diresmikan

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA --  Gubernur Tokyo Yuriko Koike secara resmi membuka venue akuatik yang akan digunakan buat Olimpiade tahun depan, Sabtu (24/10). Dilansir Reuters, Sabtu (24/10), peresmian venue akuatik seharusnya dilakukan dalam...

Transportasi Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenai Hukuman

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Gajah Perhubungan Budi Karya Sumadi menguatkan akan menyiapkan sanksi bagi operator transportasi yang tidak mematuhi aturan kesehatan saat operasional libur lama Oktober 2020. Dia menegaskan, Kemenhub...

Gubernur Jabar Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Depok

REPUBLIKA. CO. ID,   DEPOK -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi, meninjau kegiatan simulasi vaksin Covid-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10). Selain itu, mereka...

Berkali-Kali Jatuh dari Sepeda, Wulan Guritno tak Kapok

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Sejak duduk dalam bangku SMP, Wulan Guritno sudah hobi berolahraga. Perempuan yang saat ini dikenal sebagai aktris dan cara itu melakukannya demi kesehatan, tidak karena ingin mencapai...

Recent Comments


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/helpmetosleep/public_html/wp-includes/functions.php on line 4673