8.5 C
New York
Thursday, November 26, 2020
Home Uncategorized Trump: Pekan Depan akan Ada Banyak yang Meninggal di AS

Trump: Pekan Depan akan Ada Banyak yang Meninggal di AS

Donald Trump menyebut pada dua pekan akan ada banyak yang meninggal di AS

REPUBLIKA. CO. ID, WASHINGTON – Presiden Donald Trump meminta masyarakat di Amerika Serikat (AS) bersiap-siap menghadapi lonjakan total kematian dalam beberapa hari kelak. Kini negara tengah itu bertemu masa penyebaran wabah virus corona, yang ia sebut sebagai dua pekan yang paling berat.

“Akan banyak orang yang meninggal, ” kata Trump era memberikan pemaparan kepada para wartawan.

Jumlah kasus Covid-19 di Amerika Serikat saat itu merupakan yang terbesar di negeri. Lebih dari 306 ribu orang di AS telah dinyatakan positif mengidap Covid-19 dan sudah 8. 300 orang kehilangan nyawa akibat virus tersebut menurut penghitungan Reuters.

Para pakar medis di kantor kepresidenan Gedung Putih telah memperkirakan bahwa pandemi itu bisa membunuh antara 100 seperseribu hingga 240 ribu penduduk Amerika. Bahkan jika perintah untuk berkecukupan di rumah dipatuhi masyarakat. “Kita akan tiba pada masa yang akan sangat mengerikan, ” kata pendahuluan Trump di Gedung Putih.

“Kita mungkin tidak sudah melihat jumlah seperti ini. Mungkin selama perang, saat Perang Dunia Pertama atau Kedua atau seperti itu, ” lanjutnya.

Di New York City, total kematian akibat Covid-19 tercatat lebih dari seperempat angka korban nyawa di seluruh AS, menurut pem Johns Hopkins University. Rumah sakit-rumah sakit dan rumah duka di kota itu bergelut untuk menghantam para pasien yang berada dalam keadaan kritis serta memakamkan mereka yang meninggal.

Karena bisa menghadapi risiko tertular, banyak orang yang keluarganya sakit parah di New York City belakangan tidak bisa menemui rang orang-orang terkasih pada akhir hayat mereka. New York merupakan negara bagian di AS yang paling parah terdampak wabah tersebut.

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan pada Sabtu (4/4) bahwa penyakit-penyakit terkait virus corona sudah membunuh 630 orang dalam 24 jam di negara bagian tersebut. Covid-19, kata Cuomo saat konvensi pers, sejauh ini telah menimbulkan 3. 565 orang di New York meninggal. Keadaan paling menghawatirkan terlihat di Long Island, pada timur New York City.

Cuomo mengatakan di Long Island penularan kasus virus corona seperti penyebaran api. “Kita belum berada di puncak, Kita semakin dekat. Menurut perkiraan kami, kita berada dalam kisaran tujuh hari, ” kata Cuomo.

“Baru 30 hari sejak kasus pertama kita muncul rasanya seolah-olah seumur hidup, ” ujarnya.

Most Popular

Venue Akuatik Olimpiade Tokyo Diresmikan

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA --  Gubernur Tokyo Yuriko Koike secara resmi membuka venue akuatik yang akan digunakan buat Olimpiade tahun depan, Sabtu (24/10). Dilansir Reuters, Sabtu (24/10), peresmian venue akuatik seharusnya dilakukan dalam...

Transportasi Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenai Hukuman

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Gajah Perhubungan Budi Karya Sumadi menguatkan akan menyiapkan sanksi bagi operator transportasi yang tidak mematuhi aturan kesehatan saat operasional libur lama Oktober 2020. Dia menegaskan, Kemenhub...

Gubernur Jabar Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Depok

REPUBLIKA. CO. ID,   DEPOK -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi, meninjau kegiatan simulasi vaksin Covid-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10). Selain itu, mereka...

Berkali-Kali Jatuh dari Sepeda, Wulan Guritno tak Kapok

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Sejak duduk dalam bangku SMP, Wulan Guritno sudah hobi berolahraga. Perempuan yang saat ini dikenal sebagai aktris dan cara itu melakukannya demi kesehatan, tidak karena ingin mencapai...

Recent Comments


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/helpmetosleep/public_html/wp-includes/functions.php on line 4673