8.5 C
New York
Thursday, November 26, 2020
Home Uncategorized Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

Apindo: Butuh Waktu Dua Bulan Adaptasi dengan New Normal

New normal harus diimbangi secara kesadaran masyarakat.

REPUBLIKA. CO. ID, SOLO — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta menyambut baik wacana new normal ataupun normal baru yang disiapkan sebab pemerintah pusat dalam rangka bertemu pandemi Covid-19. Namun, menurut Apindo, dibutuhkan waktu untuk beradaptasi.

“Paling tidak butuh periode satu atau dua bulan untuk perusahaan untuk beradaptasi dengan new normal ini, ” kata Sekretaris Apindo Surakarta Wahyu Haryanto di Solo, Kamis (28/5).

Perdana setelah itu, ujar dia, pihaknya optimistis dunia usaha akan segera beraktivitas kembali dan diharapkan bisa mempekerjakan seluruh karyawannya lagi. Bahkan, menurut dia, jika situasi berangkat membaik dan pesanan kembali penuh, tidak menutup kemungkinan karyawan dengan sempat dirumahkan akan dipanggil kembali.

“Kami optimistis dengan adanya wacana new normal ini namun memang harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat, terutama yang berada pada dunia usaha, ” kata Carik Apindo.

Menurut dia, nantinya akan ada budaya segar di dalam perusahaan, di antaranya jadwal masuk kantor secara bergiliran, penerapan jaga jarak, dan kongsi wajib menyediakan tempat cuci tangan di banyak titik.

“Sebetulnya untuk protokol kesehatan tersebut sudah kami terapkan, ke pendahuluan kemungkinan akan ditingkatkan lagi, ” katanya.

Salah satu dengan bisa dilakukan, dikatakannya, mengatur langkah antara satu meja kerja secara yang lain mengingat tidak seluruh jenis pekerjaan bisa dikerjakan sejak rumah.

“Kalau industri manufaktur kan harus datang ke pabrik. New umum ini bisa membatalkan kegiatan perusahaan lagi, tentu secara protokol kesehatan yang wajib dipatuhi, ” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memantau kemahiran daerah mengendalikan penularan virus corona penyebab Covid-19 dan kesiapan wilayah menerapkan tatanan kenormalan baru.

Kepala Negara mengatakan penjelmaan tatanan kenormalan baru akan bersandar pada parameter epidemiologi yang menunjukkan tingkat penularan virus di per daerah.

sumber: Antara

Most Popular

Venue Akuatik Olimpiade Tokyo Diresmikan

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA --  Gubernur Tokyo Yuriko Koike secara resmi membuka venue akuatik yang akan digunakan buat Olimpiade tahun depan, Sabtu (24/10). Dilansir Reuters, Sabtu (24/10), peresmian venue akuatik seharusnya dilakukan dalam...

Transportasi Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenai Hukuman

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Gajah Perhubungan Budi Karya Sumadi menguatkan akan menyiapkan sanksi bagi operator transportasi yang tidak mematuhi aturan kesehatan saat operasional libur lama Oktober 2020. Dia menegaskan, Kemenhub...

Gubernur Jabar Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Depok

REPUBLIKA. CO. ID,   DEPOK -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi, meninjau kegiatan simulasi vaksin Covid-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10). Selain itu, mereka...

Berkali-Kali Jatuh dari Sepeda, Wulan Guritno tak Kapok

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Sejak duduk dalam bangku SMP, Wulan Guritno sudah hobi berolahraga. Perempuan yang saat ini dikenal sebagai aktris dan cara itu melakukannya demi kesehatan, tidak karena ingin mencapai...

Recent Comments


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/helpmetosleep/public_html/wp-includes/functions.php on line 4673