8.5 C
New York
Monday, May 17, 2021
Home Uncategorized Kementan Luncurkan Sistem Pemantauan Luas Sawah Padi

Kementan Luncurkan Sistem Pemantauan Luas Sawah Padi

Sistem penilikan Luas Sawah Padi untuk dukung Kerangka Sampel Area milik BPS

REPUBLIKA. CO. ID, BOGOR — Departemen Pertanian meluncurkan Sistem Informasi Standing Crop (SISCrop) 1. 0, Senin (12/7). Sistem tersebut digunakan untuk mengambil data luas tanam serta luas panen serta perkembangan periode tanam padi secara nasional memakai Satelit Sentinel-1.

Kepala Badan Penelitian dan Perluasan Pertanian, Kementerian Pertanian, Fadjry Djufry, mengatakan, SISCrop 1. 0 ialah pengembangan sistem informasi tanam yang sudah ada sebelumnya. Ia menjelaskan, sistem tersebut menggunakan teknologi terbaru hasil kerja sama dengan Institusi Penerbangan dan Antariksa Nasional.

“Kelebihan dari Satelit Sentinel-1 merupakan dalam kondisi rawan seperti musim hujan, dia tetap bisa menangkap data bumi kita lebih elok karena menggunakan teknologi radar, bertentangan dengan Sentinel-2 yang memakai optik yang hasilnya saat kondisi merawankan kurang bagus, ” kata Fajdry di Kantor Pusat Balibangtan, Bogor, Senin (7/12).

Ia menjelaskan, SISCrop satu. 0 nantinya akan mendukung bahan Kerangka Sampel Area (KSA) yang digunakan BPS dalam memproduksi bahan luas tanam, luas panen, serta produktivitas dan produksi beras. Peluncuran sistem itu, kata dia, bukan untuk mempertentangkan data dengan BPS.

Fajdry menjelaskan, data SISCrop 1. 0 diyakini akan membantu karena menangkap data di seluruh Indonesia. Sebab, sistem tersebut berbeda dengan KSA yang menggunakan data sampel 10 persen dari total luas pada setiap provinsi.

“Fungsinya sama tapi meterologinya berbeda. Kalau kita bisa bentuk semuanya nanti akan terlihat akurasinya dan ini akan mendukung BPS karena wali data tetap di BPS, ” ujarnya.

Sejauh ini, cakap Fajdry, SISCrop baru mendapatkan bahan untuk wilayah Jawa, Bali, & Nusa Tenggara Barat. Adapun akurasi untuk data luas tanam & luas panen sudah di pada 90 persen sedangkan data produktivitas baru sekitar 82 persen.

Menurutnya, SISCrop 1. 0 dapat mengetahui detail fase pertumbuhan padi, luas menanam, luas panen, produktivitas, dan indeks pertanaman secara real time. “Di masa mendatang sistem informasi sama dengan ini diharapkan dapat dikembangkan buat monitoring komoditas pertanian lainnya, ” kata dia.

Dari data-data yang diperoleh dari sistem tersebut, ia mengucapkan SisCrop 1. 0 akan membantu pemerintah dan petugas lapangan di dalam sejumlah perencanaan budidaya tanam. Dimulai dari efisiensi pupuk, pestisida, dan air. Selain itu, pemilihan jenis tanaman akan dapat lebih benar karena data memberikan informasi secara spasial.

Efektivitas dalam mobilisiasi alat & mesin pertanian juga lebih terarah. Manfaat lain yang diperoleh serupa identifikasi wilayah surplus dapat lebih cepat sehingga antisipasi wilayah kurang bisa dilakukan secara tepat.

Ditargetkan, menyesatkan lambat pertengahan 2021 dari semesta provinsi sudah diperoleh data dengan akurasi di atas 90 obat jerih. “Seluruh tim bekerja seluruh Nusantara memang baru tiga wilayah dengan sudah kita verifikasi dan paling lambat pertengahan tahun depan kita sudah bisa cover seluruh Indonesia, ” ujarnya.

Most Popular

Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Wajib Tes Antigen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan penumpang yang akan melakukan perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni wajib melakukan tes rapid antigen sebelum keberangkatan. Rapid test antigen tersebut dilakukan secara mandiri.  "Untuk menghindari...

Pemenang Jackpot September 2021? Tidak ada secara datang tutup lubang!

Demikian pula, bahwa hadiahnya sangat raksasa, peluang menangnya saja cukup besar. Bukan diragukan lagi, terselip banyak penipuan pada mana-mana terkait beserta tiket...

HK Hari Ini – Resep untuk Keberuntungan Dunia?

Pernahkah Kamu mendengar tentang produk yang disebut "HK Hari Ini"? Ini adalah permainan memaku untuk dua tokoh yang melibatkan memaku bahan, lalu...

In Picture: H+2 Lebaran, Wisatawan Datangi Taman Mini Indonesia Indah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah wisatawan antre memasuki tempat wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Sabtu (15/5). Pada H+2 libur lebaran, pihak pengelola TMII membatasi jumlah pengunjung sebanyak...

Recent Comments