8.5 C
New York
Friday, January 15, 2021
Home Uncategorized Ujicoba Smartfarming BNI Ditebar di 5 Provinsi

Ujicoba Smartfarming BNI Ditebar di 5 Provinsi

Kedepannya rencana smartfarming akan dikembangkan melalui ekosistem pertanian digital

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Ketahanan pangan nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah Presiden Joko Widodo. Pandemi Covid-19 yang belum diketahui masa berakhirnya semakin memajukan pemerintah untuk menggalang program pertanian guna ketahanan pangan nasional. Salah satu bentuk dukungan PT Bank Negeri Indonesia (BNI) (Persero) Tbk merupakan program BNI Smartfarming.

Melalui kalender tersebut, BNI terus bekerja serupa dengan berbagai pihak terkait bagaikan Kementerian Pertanian, Kementerian Komunikasi serta Informatika, Kementerian Desa Pembangunan Kawasan Tertinggal dan Transmigrasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Bahkan BNI turut melibatkan startup agri teknologi lupa satunya PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (PT MSMB) dalam memunculkan program Gerakan Menyongsong Pertanian 4. 0 sebagai program kegiatan buat membantu petani meningkatkan hasil budidayanya.

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal mengatakan, program BNI Smartfarming lebih menekankan nilai tambah pada peranan BNI dalam menguatkan agar para petani mendapatkan kanal pembiayaan yang murah dan gampang, disertai pendampingan yang memanfaatkan teknologi pertanian digital selama proses budidaya. Program BNI Smartfarming yang dihadirkan telah dipersiapkan agar sejak awal pangkal kerja pertanian diterima akan memiliki rekomendasi pertanian yang tepat, sistem pemupukan yang presisi, hingga pengerjaan hama dan pemanenan.

Dari sisi lain, perbankan serupa memanfaatkan smartfarming melalui dashboard dari aplikasi bertani untuk monitoring onfarm , pendampingan pertanian, yang muaranya untuk dapat memastikan kualitas nama bank yang lebih baik & inklusi keuangan di sektor pertanian.

“Memasuki musim pengetaman, telah disiapkan fitur di dalam aplikasi agar mengakomodir hasil buatan petani diserap oleh offtaker mitra BNI. Dengan menempatkan alat sensor dalam lahan, maka kondisi tanaman sejak sebelum, saat tanam, pemeliharaan, tenggat pemanenan dapat terpantau secara real time. Rekomendasi diperoleh dari alat pengawasan yang dapat menjangkau area hingga seluas 100 hektare akan terkoneksi dengan aplikasi yang disematkan ke dalam gadget berbasis android milik petani sehingga, kondisi lahan khususnya dengan berkaitan dengan curah hujan, guru, kondisi tanah (Ph), hingga hajat pupuk dapat terdeteksi dengan mudah-mudahan, ” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (4/1).

Dibanding sisi cost efficiency , maka rekomendasi dari pengawasan yang disematkan kedalam aplikasi pada genggaman petani tidak hanya akan memudahkan petani, tetapi juga menyerahkan pola pertanian yang paling jalan termasuk intensitas penggunaan pupuk. Oleh karena itu demikian, petani akan menjadi lebih produktif, lebih efisien dan efektif, hasil lahan/ladangnya mudah dijangkau rekan, serta akhirnya menjadi petani dengan profesional dan berkualitas. Dengan bagian hasil panen yang meningkat & kualitas hasil yang lebih bagus maka kesejahteraan petani akan semakin terjamin.

Most Popular

Banjir Kalsel Rendam 6 Ribu Rumah, 21 Ribu Warga Mengungsi

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA --  Banjir di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel) memaksa puluhan ribu orang mengungsi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam laporan sah menyampaikan, sampai Jumat (15/1) sore, 6. 346 rumah...

KPK Periksa Dirjen Perikanan Budidaya Terkait Suap Lobster

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA -- Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Bahari dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan dimintai keterangan terkait perkara suap izin benih lobster yang...

GP Ansor Tanggapi Pengajuan Komjen Listyo Sigit oleh Jokowi

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengajukan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal besar kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hangat. Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor menilai,...

PTKM, Sleman Mulai Beri Peringatan ke Pelaku Usaha

REPUBLIKA. CO. ID, SLEMAN -- Satgas Penanganan Covid-19 Sleman, DIY tiba Senin (11/1) malam melakukan penilikan penerapan Pemberlakuan Secara Terbatas Kesibukan Masyarakat (PTKM). Beberapa tempat cara mulai diberikan peringatan. Sasaran penilikan adalah...

Recent Comments


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/helpmetosleep/public_html/wp-includes/functions.php on line 4755