8.5 C
New York
Sunday, March 7, 2021
Home Uncategorized Reisa Sebut 500 Ribu Nakes Sudah Divaksin

Reisa Sebut 500 Ribu Nakes Sudah Divaksin

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Sebesar 500 ribu lebih tenaga kesehatan tubuh (nakes) di Indonesia sudah menyambut vaksin Covid-19. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 mengutip Data Kementerian Kesehatan bagi Senin (1/2).

“Sudah lebih dari 500 ribu nakes divaksinasi Covid-19. Antusiasme mereka terlihat jelas di berbagai provinsi, kabupaten dan kota, ” kata Reisa dalam telekonferensi pers dari Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1/2).

Tenaga kesehatan merupakan bahan prioritas penerima vaksin Covid-19. Reisa menyebutkan jumlah penerima vaksin tetap meningkat secara drastis setiap harinya. Jawa Tengah merupakan provinsi menyesatkan progresif berdasarkan realisasi vaksinasi.

“Kemudian disusul oleh beberapa kabupaten/kota di Kalimantan, dan ini dapat jadi penyemangat bagi semua nakesuntuk melaksanakan vaksinasi, ” ujar Reisa.

Reisa menyebutkan vaksinasi terhadap nakes merupakan dorongan bagi setiap daerah karena menjelma upaya melindungi sumber daya pribadi berkualitas yang berperan dalam pendirian dan kesejahteraan masyarakat.

“Meski Mendagri sudah menyebutkan proposal insentif bagi daerah ini ditambah dengan adanya inisiatif reward, penghargaan berupa SKP, namun insentif terbesar bagi daerah ini adalah menyembunyikan tenaga kerja nakes yang itu miliki. Mereka melindungi SDM berkualitas mereka yang selama ini melestarikan bahkan menaikkan indeks pembangunan dalam kabupaten/kota, ” katanya.

Reisa mengingatkan vaksinasi Covid-19 dibagi menjadi dua tahapan. Para nakes wajib mengikuti dua tahapan penyuntikan vaksin untuk mendapatkan kekebalan terhadap virus.

“Bagi itu yang baru menerima dosis pertama, kita harus memastikan imunitas diri kita baru muncul setelah penambahan melalui dosis kedua. Karena tersebut kita wajib melakukan penyuntikan jumlah kedua untuk menghasilkan kekebalan suntuk tubuh kita untuk melawan Covid-19, ” kata dia.

Penyuntikan vaksin tahap kedua dikerjakan setelah dua pekan dari penyuntikan pertama. Jeda waktu antara penyuntikan diperlukan sebagai masa adaptasi awak terhadap virus tidak aktif yang disuntikkan pada tahap pertama.

“Jadi tubuh kita dikenalkan dulu dengan inactivated virus yang dimasukkan ke tubuh kita. Lalu tempat akan bekerja sama membangun sistem antibodi, ” ujarnya.

Penyuntikan vaksin kedua merupakan cara untuk meningkatkan kekuatan vaksin itu sehingga mengoptimalkan antibodi yang terbentuk dalam tubuh penerima vaksin. (Baca: Bedanya Vaksinasi Covid Pertama & Kedua)

Most Popular

Tata Poker Taruhan Ringan – Cara Jelas untuk Menang

Poker adalah permainan tiket menarik yang siap dinikmati oleh para profesional dan perintis. Intinya, poker adalah varian blackjack secara fokus pada probabilitas...

Meneliti Dasar-Dasar Pada Slot Online

Permainan slot adalah salah satu permainan kasino online paling populer tatkala ini. Mereka dimainkan oleh jutaan pengguna internet disemua dunia. Ini karena...

Judi olahraga

Orang-orang tenteram bertaruh pada produk olahraga karena tersebut memberi mereka rekreasi yang sangat tersebut butuhkan. Tetapi dengan menyedihkan adalah, terlalu banyak orang...

Togel – Dapatkan Susukan ke Tips & amp; Strategi Tampil Togel Online

Togel adalah lotere yang dimiliki dan dioperasikan oleh Singapura, dikenal Toto oleh orang-orang lain. Ini diadakan di Singapore Pools, juga satu-satunya operator...

Recent Comments